Target Vaksinasi 15 Ribu Warga Tangsel Tidak Maksimal

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie di Balai Kota Tangsel,

TANGSEL-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), mengakui realisasi percepatan vaksinasi 15 ribu jiwa warga Tangsel, perhari tidak maksimal.

Untuk itu, pihaknya masih akan mengonsolidasikan teknis percepatan tersebut, terhadap para tenaga kesehatan (Nakes).

“Sekarang kita pelaksanaan vaksin belum maksimal, baru di setiap Puskesmas, tapi itupun dari target satu puskesmas 200 vaksin kita belum maksimal,” ucap Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie dikonfirmasi.

Dijelaskan Benyamin, dengan target 200 vaksin per Puskesmas, dengan jumlah 29 Puskesmas yang ada di Tangsel, maka seharusnya 6000 warga Tangsel, tervaksin setiap hari.

Namun, kenyataannya jumlah itu, masih jauh dari target yang hendak dicapai.

“Saya masih menunggu laporan. Tapi menurut informasi dari target satu puskesmas 200, ada 29 Puskesmas maka 6000 vaksin rasanya belum tercapai sebanyak 6000, informasi sementara baru tercapai 4000 vaksin, itupun sudah didukung oleh kelompok masyarakat lain,” jelas dia.

Baca :  Kemenhub Terbitkan Aturan Pengetatan Perjalanan di Masa PPKM Darurat

Sebenarnya, angka 6000 jumlah vaksin per hari yang dilakukan Puskesmas saat ini, masih jauh untuk mengejar target 15 ribu vaksinasi per hari.

Guna mengejar 900 ribu vaksin di bulan Agustus 2021 ini.

“Hari pertama ini konsolidasi. Maka target hari ini mejadi beban hari berikutnya. akan mulai konsolidasi Nakes dulu,” kata Benyamin.

Dia menegaskan, akan mendorong percepatan realisasi Herd Imunity di Tangsel, pada pekan depan. Agar realisasi 70 persen warga Tangsel, tervaksinasi bisa terkejar.

“Kasarnya, senin pekan depan kita kerja keras lagi, karena Minggu, saya fikir pelaksanaan vaksinasi belum maksimal,” ucap dia.