ADHI Terima Total Pembayaran LRT Jabodebek Sebesar Rp13,8 Triliun

ADHI Siap Rilis Obligasi Rp673,5 Miliar dengan Tingkat Bunga 9,55 Persen
Ilustrasi

JAKARTA-PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) melaporkan, perseroan telah menerima realisasi pembayaran kedelapan untuk pengerjaan proyek light rail transit (LRT) Jabodebek Fase I senilai Rp520,5 miliar, sehingga secara keseluruhan ADHI sudah menerima sebesar Rp13,8 triliun.

Berdasarkan keterbukaan informasi ADHI yang dilansir PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Rabu (18/8), pembayaran sebesar Rp520,5 miliar tersebut dilakukan oleh pemerintah melalui PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Menurut Corporate Secretary ADHI, Farid Budiyanto dalam keterangan resmi perseroan menyebutkan bahwa pembayaran kedelapan untuk pengerjaan proyek LRT Jabodebek Fase I itu berdasarkan progres pekerjaan pada Juli-September 2020.

“Pembayaran ini akan meningkatkan likuiditas dan memperkuat arus kas operasi ADHI yang juga mendukung penyelesaian pembangunan LRT Jabodebek Fase I,” ucap Farid.

Baca :  Desember 2017, PT KAI Bayar Biaya Pembangunan Proyek LRT

Hingga awal Agustus 2021, rata-rata progres pengerjaan proyek LRT Jabodebek Fase I sudah mencapai 86,57 persen, terdiri atas proyek Lintas 1 (Cawang-Cibubur) mencapai 93,88 persen, Lintas 2 (Cawang-Kuningan-Dukuhatas) sebesar 86,87 persen, Lintas 3 (Cawang-Bekasi Timur) sebesar 91,58 persen dan Depo (Bekasi Timur) sebesar 51,97 persen.

“Ke depannya, ADHI akan terus melakukan upaya percepatan pembayaran, khususnya dari proyek-proyek besar untuk tetap menjaga postur keuangan ADHI agar semakin baik dan kuat,” ujar Farid.

Farid menyampaikan, LRT Jabodebek direncanakan beroperasi pada pertengahan 2022 dan diharapkan mampu menambah kemudahan aksesibilitas di area Jabodebek.

Selain itu, beroperasinya LRT Jabodebek diharapkan bisa menciptakan one stop living lifestyle, lantaran terpenuhinya kebutuhan transportasi dan akomodasi dalam satu kawasan.

Baca :  ADHI Lakukan Financial Close Proyek Jalimtim Sumatera di Palembang

“Konsep ini didukung oleh keberadaan anak usaha ADHI, PT Adhi Commuter Properti dengan menciptakan kawasan Transit Oriented Development (TOD) atau kawasan hunian yang terintegrasi dengan stasiun-stasiun LRT Jabodebek,” katanya.