Harga Bergerak Tak Wajar, BEI Cermati Perkembangan Pola Transaksi SLIS

Bursa juga telah mengumumkan UMA atas perdagangan saham PANI pada 19 Juli 2021
Ilustrasi

JAKARTA-Data perdagangan saham PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS) sejak awal pekan ini mengalami kenaikan harga yang tidak wajar, sehingga PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk mencermati perkembangan pola perdagangan saham perusahaan sepeda motor listrik tersebut.

“Dengan ini kami menginformasikan bahwa telah terjadi peningkatan harga saham SLIS yang di luar kebiasaan (unusual market activity/UMA),” kata Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Lidia M Panjaitan dalam pengumuman Bursa yang dipublikasikan di Jakarta, Jumat (13/8).

Namun, jelas Lidia, pengumuman UMA tersebut tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.

Adapun informasi terakhir mengenai SLIS adalah informasi pada 11 Agustus 2021 yang dipublikasikan melalui website BEI terkait laporan utang valuta asing periode Juli 2021.

Baca :  Volume Perdagangan Saham di BEI Turun Rp 105,90 Triliun

“Sehubungan dengan terjadinya unusual market activity atas saham SLIS tersebut, perlu kami sampaikan bahwa saat ini Bursa sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini,” ujar Lidia.

Dengan demikian, lanjut Lidia, BEI berharap agar para investor memperhatikan jawaban SLIS atas permintaan konfirmasi dari Bursa dan mencermati kinerja perusahaan ini dalam setiap keterbukaan informasinya.

Selain itu, para investor juga diharapkan untuk mengaji kembali rencana corporate action SLIS, apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS.

Dia menambahkan, para investor juga perlu untuk mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan berinvestasi.

Sebagaimana diketahui pada awal pekan ini (9/8), harga saham SLIS dibuka pada level Rp8.650 yang selanjutnya ditutup menguat ke level 10.200. Sedangkan, pada penutupan perdagangan kemarin harga SLIS berakhir di level Rp14.450 per saham.

Baca :  RUPS Tahunan, Kinerja Keuangan PHI Masuk Kategori Sehat A