Gandeng Investree, BPR Lestari Salurkan Kredit Berbasis Digital ke UMKM

BPR Lestari berkomitmen untuk membangun ekosistem lembaga keuangan digital, setelah berhasil m
PT BPR Lestari Bali

JAKARTA-PT BPR Lestari Bali menggandeng PT Investree Radhika Jaya menciptakan kolaborasi lembaga perbankan dan lembaga finansial teknologi (fintech) dalam upaya mendorong penyaluran kredit berbasis digital ke sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Menurut Chairman Lestari Group, Alex P Chandra dalam siaran pers yang dikirim melalui surat elektronik, Rabu (15/9), BPR Lestari berkomitmen untuk membangun ekosistem lembaga keuangan digital, setelah berhasil menempuh inisiatif penguatan internal melalui percepatan inovasi layanan digital.

“BPR Lestari sudah mendapatkan lampu hijau untuk ikut dalam permainan digital. Setelah membangun mobile banking dan menciptakan ekosistem merchant melalui Lestari Diskon. Kini kami mulai berkolaborasi dengan fintech-fintech terseleksi,” ujar Alex.

Baca :  Presiden Dorong Penciptaan Aplikasi Fintech Untuk Petani dan Nelayan

Dia mengungkapkan, saat ini BPR Lestari memutuskan untuk bekerja sama dengan Investree sebagai langkah awal melakukan kolaborasi antara bank dan fintech.

“Ini langkah awal, satu dari banyak fintech yang akan kami gandeng untuk membentuk ekosistem bank digital BPR Lestari,” imbuhnya.

Alex menyebutkan, pada kerjasama ini BPR Lestari mengalokasikan Rp10 miliar sebagai dana penyaluran kredit kepada UMKM, sedangkan Investree bertindak sebagai lender institution.

“Ini langkah kecil, one of the many pieces of puzzle yang sedang kami susun dalam membangun bank digital BPR Lestari,” ucap Alex.

Sementara itu, Co-Founder & CEO Investree, Adrian Gunadi mengatakan bahwa sejak kali pertama membuka pilihan pendanaan sebagai lender institution, Investree tidak pernah membatasi perusahaan dari industri tertentu yang bisa bergabung.

Baca :  Sambut Kebangkitan Fintech, Pemerintah Bangun Ekosistem Ekonomi Digital

“Kami membuka kesempatan bagi berbagai jenis bank untuk berkolaborasi, termasuk Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Dengan BPR Lestari, kami melihat adanya kesamaan visi dan misi untuk meningkatkan inklusi keuangan yang tentunya bisa membantu para pelaku UMKM untuk bertahan dan menjadi tangguh selama masa pandemi,” paparnya.

Adrian menambahkan, kerjasama antara fintech dan bank ini juga sebagai dukungan kepada BPR Lestari yang sedang bertransformasi menuju bisnis perbankan digital.

“Hal ini turut mematahkan anggapan bahwa fintech adalah pesaing bank. Justru kami melengkapi fungsi perbankan, khususnya dalam memenuhi permintaan masyarakat terhadap akses pembiayaan yang lebih praktis,” katanya.