IHSG Berpotensi Menguat di Awal Pekan, Ini Saham Pilihan Analis

Indeks Harga Saham Gabungan
Ilustrasi

JAKARTA-Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berpeluang untuk melanjutkan proses kenaikan jangka pendek, setelah di akhir pekan lalu ditutup menguat sebesar 0,44 persen ke level 6.094.

Menurut analis PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (RELI), Lanjar Nafi Taulat Ibrahimsyah, saat ini laju IHSG telah berhasil mengonfirmasi kondisi whipsaw di level Moving Average 200 hari (MA200), sehingga ada sinyal rebound menuju resistance upper bollinger bands.

“Indikator RSI dan Stochastic tampak menjenuh yang mendekati area oversold. Indikator MACD memberikan sinyal volatilitas harga dalam pergerakan terkonsolidasi,” kata Lanjar di Jakarta, Senin (13/9).

Dia menyebutkan, pergerakan IHSG yang saat ini memiliki rentang support-resistance di level 6.059-6.150 berpotensi menguat.

Baca :  Harga Saham Melorot, BEI Suspensi Saham ARKA

Maka, Reliance Sekuritas merekomendasikan agar para investor mengoleksi saham AGII, BBRI, BBNI, ERAA, IMAS, SMGR, TINS dan TPIA.

Sementara itu, analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas, William Suryawijaya memperkirakan bahwa pergerakan IHSG pada perdagangan di awal pekan ini akan terkonsolidasi minor.

Adapun kisaran support-resistance IHSG berada di level 5.969-6.202.

“Pergerakan IHSG hingga saat ini masih terlihat betah berada dalam rentang konsolidasi wajar, dengan potensi tekanan yang masih jauh lebih besar dibandingkan dengan kemampuan untuk bergerak naik,” papar William.

Lebih lanjut dia menyatakan, potensi pelemahan IHSG dipengaruhi minimnya sentimen positif di tengah perlambatan ekonomi dan fluktuasi nilai tukar rupiah maupun harga komoditas.

Baca :  Ketahanan Perbankan Tetap Solid

“Hari ini IHSG berpotensi terkonsolidasi,” ucapnya.

Dengan demikian, jelas William, pergerakan IHSG berpotensi melemah pada perdagangan hari ini semestinya bisa dimanfaatkan oleh para investor dengan mengakumulasi pembelian saham SMGR, MYOR, BBNI, CTRA, ASRI, INDF, ASII dan WIKA.