PTBA Lepas Saham Treasuri Seharga Rp2.280 Per Lembar

saham treasuri yang dialihkan tersebut merupakan saham hasil pembelian kembali (buyback) selama periode 2 September 2015-1 Desember 2015, dengan total realisasi buyback sebanyak 330.296.000 saham.
PT Bukit Asam (Persero) Tbk

JAKARTA-PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) melaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bahwa perseroan telah mengalihkan saham treasuri sebanyak 303.148.100 lembar kepada PT BNI Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas dan PT Bahana Sekuritas, dengan harga penjualan Rp2.280 per saham.

Berdasarkan surat PTBA kepada OJK tertanggal 23 September 2021, saham treasuri yang dialihkan tersebut merupakan saham hasil pembelian kembali (buyback) selama periode 2 September 2015-1 Desember 2015, dengan total realisasi buyback sebanyak 330.296.000 saham.

Manajemen PTBA menyampaikan, pengalihan treasury stock kepada BNI Sekuritas, BRI Danareksa Sekuritas dan Bahana Sekuritas tersebut menggunakan metode penjualan di luar bursa (private placement).

“Pengalihan dilakukan pada 22 September 2021 dan perseroan telah berhasil mengalihkan kembali saham treasuri sebanyak 303.148.100 lembar”.

Baca :  Gerak IHSG Diprediksi Lanjut Menguat, Mainkan Saham Pilihan Analis

PTBA menyampaikan, harga penjualan saham treasuri yang sebesar Rp2.280 per saham tersebut merupakan harga penutupan sehari sebelum tanggal perdagangan.

Harga ini tidak lebih rendah dari Rp2.197 per saham atau harga rata-rata penutupan selama 90 hari terakhir sebelum tanggal penjualan.

Setelah menjual saham treasuri kepada tiga sekuritas yang masih terafiliasi dengan PTBA tersebut, maka treasury stock yang dibeli selama periode 2 September-1 Desember 2015 itu tersisa 27.147.900 lembar.

Tetapi, jika memperhitungkan hasil buyback selama periode 17 Maret-16 Juni 2020 sebanyak 6.302.000, tentunya total saham treasuri yang masih dikuasai oleh PTBA tercatat mencapai 33.449.900 lembar.