Butuh Dana Penyaluran Kredit, AMAR Siap Rights Issue 20 Miliar Saham

manajemen Amar Bank belum bisa menyampaikan harga pelaksanaan final atas rencana rights issue tersebut, karena akan diungkapkan di dalam prospektus terkait Penawaran Umum Terbatas (PUT)
PT Bank Amar Indonesia Tbk

JAKARTA-PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) berencana melakukan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PM-HMETD) alias rights issue sebanyak-banyaknya 20 miliar saham.

“Direksi perseroan berencana untuk melakukan PM-HMETD dalam jumlah sebanyak-banyaknya 20 miliar saham, dengan nilai nominal Rp100,” demikian disebutkan dalam keterbukaan informasi AMAR yang dipublikasi hari ini (6/10).

Namun, sejauh ini manajemen Amar Bank belum bisa menyampaikan harga pelaksanaan final atas rencana rights issue tersebut, karena akan diungkapkan di dalam prospektus terkait Penawaran Umum Terbatas (PUT).

“Saham baru akan memiliki hak yang sama dengan saham-saham perseroan lainnya yang telah dikeluarkan oleh AMAR sebelum PM-HMETD, termasuk hak atas dividen”.

Baca :  Harga Pelaksanaan Saham Rights Issue SMRA Ditetapkan Rp720 Per Lembar

Adapun rencana rights issue ini akan terlebih dahulu meminta persetujuan dari para pemegang saham AMAR melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) pada Jumat, 12 November 2021.

“Perseroan merencanakan pelaksanaan PM-HMETD pada akhir Kuartal IV-2021”.

Manajemen AMAR meyakini, pelaksanaan rights issue akan memperkuat struktur permodalan perseroan yang dananya akan digunakan sebagai tambahan modal kerja dalam mendukung kegiatan usaha sebagai bank umum swasta non-devisa, terutama dalam rangka pemberian kredit kepada nasabah.

“Dengan meningkatnya kinerja dan daya saing perseroan, maka diharapkan pula dapat meningkatkan imbal hasil nilai investasi bagi seluruh pemegang saham perseroan,” sebut manajemen AMAR.