Incar Dana Rights Issue Rp4,8 Triliun, BBHI Tawarkan Harga Rp478 Per Saham

penerbitan Saham Baru sebanyak 10.047.322.871 lembar dengan nilai nominal Rp100 per lembar tersebut setara dengan 46,24 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah PM-HMETD III.
PT Allo Bank Indonesia Tbk

JAKARTA-PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) berencana melakukan Penawaran Umum Terbatas (PUT) dalam rangka Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu III (PM-HMETD III) yang menerbitkan sebanyak 10.047.322.871 saham.

Berdasarkan Prospektus Ringkas Awal yang dikutip Kamis (21/10), penerbitan Saham Baru sebanyak 10.047.322.871 lembar dengan nilai nominal Rp100 per lembar tersebut setara dengan 46,24 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah PM-HMETD III.

Pada aksi korporasi ini, harga pelaksanaan sudah ditetapkan senilai Rp478 per saham, sehingga melalui rights issue ini BBHI bisa menghimpun dana mencapai Rp4,8 triliun.

Setiap pemegang 100 saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) BBHI pada penutupan perdagangan saham 16 Desember 2021 berhak atas 86 HMETD.

Baca :  BBHI Incar Rp740,85 Miliar Melalui Rights Issue

Sementara itu, setiap satu HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu Saham Baru.

HMETD ini akan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan dilaksanakan selama lima hari atau pada 20-24 Desember 2021.

Berdasarkan surat pernyataan tertanggal 19 Oktober 2021, PT Mega Corpora selaku pemegang saham utama BBHI dengan kepemilikan 90 persen telah menyatakan hanya akan mengambil haknya sebanyak 2.712.777.020 saham atau sebesar 30 persen dari seluruh HMETD yang menjadi haknya, sedangkan sisanya akan dialihkan kepada beberapa investor strategis.

Manajemen BBHI berharap PM-HMETD III ini bisa mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 6 Desember 2021.

Tanggal cum-rights di pasar regular dan pasar tunai pada 14 dan 16 Desember 2021, sedangkan tanggal ex-rights di pasar regular dan pasar tunai pada 15 dan 17 Desember 2021.

Baca :  BCIC Kembali Disanksi Suspensi, Saham BBHI Masuk Daftar UMA

Sehingga, recording date bisa ditetapkan pada 16 Desember 2021 dan pendistribusian HMETD pada 17 Desember 2021.

Maka, perseroan berharap pencatatan Efek di BEI bisa dilakukan pada 20 Desember 2021 atau diperdagangkan selama kurun 20-24 Desember 2021.

Rencananya, dana hasil PM-HMETD III ini —setelah dikurangi biaya-biaya emisi— akan digunakan oleh BBHI untuk memperkuat struktur permodalan dalam rangka meningkatkan modal inti, sehingga perseroan bisa menjadi Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti 2 (KBMI 2).

“Selanjutnya, dana akan digunakan untuk pengembangan usaha perseroan, termasuk mengembangkan kegiatan usaha dalam bidang kredit dengan inovasi teknologi atau yang dikenal dengan bank digital,” demikian disebutkan oleh manajemen BBHI.