Per Akhir Kuartal III-2021, Laba Bersih DMAS Naik 109,8% Jadi Rp634,65 Miliar

pada tiga kuartal pertama tahun ini jumlah pendapatan usaha DMAS mencapai Rp1,31 triliun atau jauh lebih tinggi dibanding periode yang sama di 2020 sebesar Rp654,99 miliar.
PT Puradelta Lestari Tbk

JAKARTA-PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) selama sembilan bulan pertama 2021 membukukan laba bersih mencapai Rp634,64 miliar atau mengalami kenaikan dibanding periode yang sama di 2020 senilai Rp302,45 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasi Rabu (27/10), pada tiga kuartal pertama tahun ini jumlah pendapatan usaha DMAS mencapai Rp1,31 triliun atau jauh lebih tinggi dibanding periode yang sama di 2020 sebesar Rp654,99 miliar.

Sering dengan kenaikan jumlah pendapatan tersebut, beban pokok pendapatan yang dicatatkan DMAS per Kuartal III-2021 meningkat menjadi Rp567,55 miliar dari Rp228,01 miliar.

Sehingga, laba bruto perseroan selama sembilan bulan pertama tahun ini menjadi Rp739,67 miliar.

Sedangkan, laba usaha DMAS per akhir Kuartal III-2021 tercatat sebesar Rp593,41 miliar atau mengalami kenaikan dibanding per akhir Kuartal III-2020 yang senilai Rp285,07 miliar.

Baca :  Kinerja SMRA Berbalik Raih Laba Bersih Rp170,44 Miliar

Adapun laba sebelum pajak yang dicatatkan DMAS untuk periode berakhir 30 September 2021 adalah sebesar Rp645,99 miliar atau meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan periode yang sama di 2020 senilai Rp311,32 miliar.

Dengan jumlah beban pajak per Kuartal III-2021 yang sebesar Rp11,24 miliar, maka laba periode berjalan yang dicatatkan DMAS menjadi Rp634,75 miliar.

Sedangkan, besaran laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk per Kuartal III-2021 adalah sebesar Rp634,64 miliar.

Per 30 September 2021, total liabilitas DMAS tercatat menurun menjadi Rp684,71 miliar dari posisi per 31 Desember 2020 yang mencapai Rp1,22 triliun.

Sedangkan, total ekuitas perseroan hingga akhir Kuartal III-2021 tercatat meningkat menjadi Rp5,82 triliun dari posisi per akhir Desember 2020 yang senilai Rp5,53 triliun.

Baca :  Kuartal I/2022, Pelita Samudera Shipping Bukukan Laba Bersih Sebesar US$2,5 Juta

Berdasarkan laporan manajemen DMAS kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI), penurunan liabilitas hingga sebesar 44,07 persen tersebut terutama disebabkan oleh penurunan liabilitas kontrak jangka pendek maupun panjang.

“Menurut pendapat manajemen, perubahan tersebut tidak berdampak pada kinerja perseroan,” kata Direktur dan Sekretaris Perusahaan DMAS, Tondy Suwanto dalam surat perseroan kepada OJK dan BEI tertanggal 27 Oktober 2021.