PHRI Mimika: Peningkatan Tamu Hampir 100% Selama PON Papua

seluruh hotel dan restoran yang ada di Mimika mendapatkan tamu yang cukup banyak, bahkan hingga overload.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Mimika, Bram Raweyai

PAPUA-Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Mimika, Bram Raweyai mengatakan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua berdampak positif bagi para pelaku usaha perhotelan dan restoran di Kabupaten Mimika.

Dia pun mengapresiasi pemerintah daerah (Pemda) atas suksesnya penyelenggaraan PON Papua, khususnya di Klaster Mimika.

“Jadi memang luar biasa. Pemda kali ini luar biasa,” kata Bram Raweyai ketika ditemui InfoPublik, Senin (11/10/2021).

Dia mengatakan bahwa seluruh hotel dan restoran yang ada di Mimika mendapatkan tamu yang cukup banyak, bahkan hingga overload.

Menurut dia, ada sekitar 46 hotel dari bintang empat hingga kelas melati, dan sekitar 80an restoran di Mimika.

Baca :  Kasus COVID-19 Turun 98%, LBP: Pemerintah Terus Kerja Maksimal

Hampir 100 persen lebih peningkatan jumlah tamu di seluruh hotel yang ada.

Bahkan, dia mengklaim seluruh kerugian yang dialami selama pandemi terbayarkan dengan adanya PON Papua, khususnya di klaster Mimika.

“Dengan PON ini luar biasa. Dalam arti ekonomi hidup semua, karena hotel- hotel penuh semua. Tempat makan (restoran) juga full semua,” ujar dia.

Selain sukses juara, tegas dia, PON Papua, khususnya di klaster Mimika pun sukses meningkatkan perekonomian para pelaku usaha perhotelan dan restoran.

Dia juga menyebut PON Papua, khususnya di Klaster Mimika juga sukses dalam menekan penularan COVID-19.

Termasuk sukses dalam hal keamanan. Khususnya Mimika yang saat ini dipandang positif oleh masyarakat luas.

Baca :  Asesmen Situasi Pandemi di Luar Jawa-Bali Terus Membaik, Lampung Level 1

Dimana mereka yang datang ke Mimika terkagum-kagum. Ternyata Papua bisa menjadi tuan rumah PON yang baik dan aman.

“Mereka datang ke sini kaget. Kok Papua hebat dan luar biasa. Selama ini kan berita yang keluar kan negatif. Papua seakan- akan terbelakang. Tapi kali ini mereka datang dan kagum dengan venue yang ada dan pelayananya,” jelas dia.

Karenanya, dia berharap kedepanya pemerintah daerah bisa menyelenggarakan iven- iven yang serupa.

Terlebih di Mimika telah tersedia venue- venue yang berstandar internasional.