Semester I-2021, Kinerja MEDC Berbalik Raih Laba Bersih USD46,49 Juta

perolehan laba bersih MEDC tersebut ditopang oleh raihan pendapatan selama enam bulan pertama tahun ini yang meningkat menjadi USD636,29 juta dari USD569,81 juta pada Semester I-2020
ilustrasi

JAKARTA- PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) pada Semester I-2021, berhasil mencatatkan laba bersih sebesar USD46,49 juta.

Padahal di periode yang sama 2020 mencatatkan rugi bersih mencapai USD121,87 juta.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasi di Jakarta, Selasa (26/10), perolehan laba bersih MEDC tersebut ditopang oleh raihan pendapatan selama enam bulan pertama tahun ini yang meningkat menjadi USD636,29 juta dari USD569,81 juta pada Semester I-2020.

Seiring dengan peningkatan pendapatan, jumlah beban pokok pendapatan MEDC pada Semester I-2021 mencapai USD402,3 juta atau lebih besar dibanding Semester I-2020 yang senilai USD378,44 juta.

Sehingga, laba bruto perseroan selama enam bulan pertama tahun ini menjadi sebesar USD233,99 juta.

Baca :  Laba Bersih JSMR di Kuartal Pertama Anjlok Jadi Rp161,84 Miliar

Hingga akhir Juni 2021, jumlah laba sebelum pajak yang dicatatkan MEDC sebesar USD144,44 juta.

Sebagaimana diketahui, pada periode yang sama 2020 perseroan mencatatkan rugi sebelum pajak sebesar USD81,48 juta.

Adapun beban pajak penghasilan (neto) MEDC pada Semester I-2021 tercatat senilai USD99,63 juta.

Sehingga, laba periode berjalan MEDC di semester pertama tahun ini menjadi sebesar USD54,14 juta.

Pada Semester I-2020, perseroan mengalami rugi periode berjalan sebesar USD116,34 juta.

Pada Semester I-2021, MEDC berhasil mencatatkan besaran laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai USD46,49 juta.

Sementara itu, pada Semester I-2020 perseroan mencatatkan rugi bersih mencapai USD121,87 juta.

Per 30 Juni 2021, MEDC tercatat mampu menekan jumlah liabilitas menjadi USD4,12 miliar dari USD4,69 miliar pada 31 Desember 2020.

Baca :  Meski Pendapatan Naik, Laba Bersih GGRM Melorot Jadi Rp1,75 Triliun

Sedangkan, total ekuitas perseroan per akhir Semester I-2021 tercatat USD1,22 miliar atau lebih tinggi dibanding posisi per akhir Desember 2020 yang senilai USD1,2 miliar.