Laba Bersih TLKM Naik Jadi Rp18,87 Triliun

Rencana konsolidasi ini masih dalam tahap kajian, dan tahap berikutnya akan dilakukan kajian terhadap opsi unlocking value terbaik yang akan memberikan manfaat terbesar bagi perusahaan
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk

JAKARTA-PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini mampu membukukan kenaikan laba bersih menjadi Rp18,87 triliun dari Rp16,68 triliun pada periode yang sama di 2020.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasi di Jakarta, Rabu (24/11), peningkatan laba bersih TLKM tersebut ditopang oleh kenaikan pendapatan per Kuartal III-2021 menjadi Rp106,04 triliun dibanding Kuartal III-2020 yang sebesar Rp99,94 triliun.

Sementara itu, laba usaha TLKM per akhir kuartal ketiga tahun ini tercatat sebesar Rp36,3 triliun atau meningkat dibanding periode yang sama di 2020 senilai Rp33,01 triliun.

Adapun laba sebelum pajak untuk periode yang berakhir 30 September 2021 tercatat meningkat menjadi Rp33,26 triliun dari Rp29,75 triliun.

Baca :  Laba Bersih INTP di Kuartal Pertama Turun Jadi Rp351,32 Miliar

Dengan jumlah beban pajak penghasilan (neto) per akhir Kuartal III-2021 yang sebesar Rp7,6 triliun, maka laba periode berjalan yang dibukukan TLKM menjadi Rp25,66 triliun.

Sedangkan, besaran laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk per Kuartal III-2021 senilai Rp18,87 triliun.

Per 30 September 2021, TLKM mencatatkan kenaikan liabilitas menjadi Rp127,69 triliun dari Rp126,05 triliun per 31 Desember 2020.

Sedangkan, total ekuitas justru mengalami penurunan menjadi Rp118,81 triliun dibanding posisi per akhir Desember 2020 yang sebesar Rp120,89 triliun.