Niat Bayar Utang ke Bank, MLPL Rencanakan Rights Issue 3 Miliar Saham

Untuk target pencatatan Efek baru di 2022 adalah sebanyak 68 Efek, yang terdiri dari pencatatan saham, obligasi baru dan pencatatan efek lainnya yang meliputi ETF
Ilustrasi

JAKARTA-PT Multipolar Tbk (MLPL) berencana melakukan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu VII (PM-HMETD VI) alias sebanyak-banyaknya 3 miliar saham bernilai nominal Rp100 per lembar.

Berdasarkan Prospektus Ringkas MLPL yang diterbitkan di Jakarta, Senin (22/11), rencana rights issue akan dilakukan dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 3 miliar Saham Kelas C Namun sejauh ini perseroan belum bisa menginformasikan harga pelaksanaan saham PMT-HMETD tersebut.

Saham Baru tersebut akan diterbitkan dari portepel MTDL untuk dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Saham Baru tersebut akan memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hal, termasuk hak atas dividen.

Sebelum melaksanakan rights issue, manajemen MLPL terlebih dahulu akan meminta persetujuan dari para pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) yang akan digelar pada 24 November 2021.

Baca :  Harga Naik Tak Wajar, BEI Suspensi Saham MLPL, SAMF dan LMSH

PM-HMETD VII akan dilaksanakan setelah mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Ketentuan-ketentuan PM-HMETD VII, termasuk harga pelaksanaan final maupun jumlah final penerbitan Saham Baru akan diungkapkan melalui Prosepktus PM-HMETD VII”.

Manajemen MLPL menyebutkan, perseroan berencana menggunakan seluruh dana hasil rights issue —setelah dikurangi biaya-biaya emisi— untuk pelunasan sebagian utang bank dan pengembangan usaha dan investasi.