Pengelolaan Blok Senoro-Toili oleh Medco E&P Diperpanjang Selama 20 Tahun

perolehan laba bersih MEDC tersebut ditopang oleh raihan pendapatan selama enam bulan pertama tahun ini yang meningkat menjadi USD636,29 juta dari USD569,81 juta pada Semester I-2020
ilustrasi

JAKARTA-PT Medco E&P Tomori Sulawesi (Medco E&P) bersama PT Pertamina Hulu Energi Tomori Sulawesi (PHE Tomori Sulawesi) dan Tomori E&P Limited (TEL) sebagai kontraktor (KKKS) untuk Wilayah Kerja Senoro-Toili (WK Senoro-Toili) mendapatkan persetujuan perpanjangan pengelolaan blok minyak dan gas selama 20 tahun dari pemerintah.

Menurut Direktur Utama Medco E&P, Ronald Gunawan dalam siaran pers yang dilansir di Jakarta, Senin (29/11), perpanjangan pengelolaan blok Senoro-Toili tersebut akan terhitung efektif sejak Desember 2027.

Wilayah Kerja yang berlokasi di Sulawesi Tengah ini telah menghasilkan gas sejak 2015 untuk suplai PT Donggi Senoro LNG (DSLNG), pabrik amonia PT Panca Amara Utama (PAU) dan PT PLN (Persero) (PLN).

Baca :  Medco E&P Siap Pasok Gas ke Pusri

Ronald mengatakan, pengembangan Wilayah Kerja Senoro-Toili akan terus dilaksanakan dengan mengembangkan lapangan Senoro Selatan yang diharapkan selesai pada 2025, serta melaksanakan kegiatan eksplorasi baru.

“Perusahaan terus berkomitmen untuk memenuhi target produksi yang ditetapkan pemerintah dan memberikan sumbangsih bagi industri serta masyarakat melalui program pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasi,” ujar Ronald.