Rugi Bersih SSIA Per III-2021 Bengkak Jadi Rp269 Miliar

PT Surya Semesta Internusa Tbk

JAKARTA-PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) per Kuartal III-2021 mengalami kenaikan jumlah rugi bersih menjadi Rp269 miliar.

Padahal di periode yang sama 2020 rugi bersih perseroan hanya senilai Rp197,88 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasi di Jakarta, Kamis (25/11), selama sembilan bulan pertama tahun ini jumlah pendapatan usaha SSIA hanya sebesar Rp1,39 triliun atau mengalami penurunan tajam dibanding perolehan di periode yang sama 2020 mencapai Rp2,13 triliun.

Namun, beban pokok pendapatan SSIA selama sembilan bulan pertama 2021 tercatat Rp1,15 triliun atau lebih rendah dibanding periode yang sama di 2020 sebesar Rp1,79 triliun.

Sehingga, laba bruto SSIA per Kuartal III-2021 menjadi Rp246,91 miliar atau mengalami penurunan dibanding per Kuartal III-2020 yang sebesar Rp338,53 miliar.

Per Kuartal III-2021, SSIA tercatat mengalami rugi usaha mencapai Rp86,92 miliar atau jauh lebih tinggi dibanding rugi usaha per Kuartal III-2020 yang cuma senilai Rp4,03 miliar.

Sedangkan, rugi sebelum pajak untuk periode yang berakhir 30 September 2021 tercatat Rp293,88 miliar.

Dengan jumlah manfaat pajak penghasilan yang diraih SSIA per Kuartal III-2021 sebesar Rp21 miliar, maka rugi periode berjalan menjadi sebesar Rp272,88 miliar atau masih lebih tinggi dibanding rugi bersih periode berjalan di Kuartal III-2020 yang senilai Rp183 miliar.

Sementara itu, besaran rugi periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk per Kuartal III-2021 adalah sebesar Rp269 miliar.

Sebagaimana diketahui, rugi bersih SSIA per Kuartal III-2020 senilai Rp197,88 miliar.

Per 30 September 2021, SSIA mencatatkan kenaikan jumlah liabilitas menjadi Rp3,86 triliun dari Rp3,39 triliun per 31 Desember 2020.

Sedangkan, total ekuitas perseroan hingga akhir Kuartal III-2021 tercatat menurun menjadi Rp3,97 triliun dibanding posisi per akhir Desember 2020 yang sebesar Rp4,23 triliun.