SwissCham Indonesia dan Swisscontact Berkolaborasi Dukung Kemenperin Dalam Program S4C

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri Kementerian Perindustrian Arus Gunawan (dari kiri) berbicang dengan Program Manager Skills for Competitiveness/S4C Swisscontact Daniel Weibel, Vice Chairman/Head of Human Capital Sectoral Group SwissCham Indonesia Henry Chia dan Duta Besar Swiss untuk Indonesia H.E. Kurt Kunz di sela-sela acara penandatanganan kerja sama di Jakarta, Kamis (25/11)

JAKARTA-Kamar Dagang Swiss-Indonesia (SwissCham Indonesia) menandatangani Surat Pernyataan Minat (Letter of Intent) dengan Program Keterampilan untuk Daya Saing atau Skills for Competitiveness (S4C).

S4C merupakan program konsorsium yang diselenggarakan Pemerintah Swiss melalui SECO (Sekretariat Negara Swiss untuk Ekonomi) sebagai lembaga donornya dengan Swisscontact sebagai pelaksana utamanya, dan bermitra dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Tujuan kesepakatan ini adalah meningkatkan pengalaman dan penguasaan keterampilan bagi sumber daya manusia Indonesia.

Program ini telah berjalan sejak penandatanganan Nota Kesepakatan antara pemerintah Indonesia dan pemerintah Swiss pada 26 Januari 2018 lalu di Davos.

Duta Besar Swiss untuk Indonesia, Kurt Kunz turut hadir untuk menyaksikan penandatanganan ini.

Masih dalam payung program yang sama, SwissCham juga memfasilitasi penandatanganan Nota Kesepakatan antara 5 perusahaan anggotanya yaitu Buehler, Endress+Hauser, Givaudan, Indesso Primata, dan Sicpa Peruri Securink dengan 3 Institusi Politeknik Nasional, yakni Politeknik Negeri Jember, Politeknik Industri Logam Morowali, dan Akademi Komunitas Industri Manufaktur Bantaeng.

Swiss merupakan negara dengan reputasi yang kuat dalam sistem pendidikan vokasi ganda (dual Vocational Education Training/dVET system) berbasis industri.

Perekonomian Swiss selalu mengutamakan keunggulan operasional yang diwarnai keterlibatan peran sektor swasta dalam pengembangan tenaga kerja yang kompeten dan berdaya saing tinggi.

Berbekal pengalaman dan rekam jejak yang panjang, Pemerintah Swiss dan perusahaan-perusahaan asal Swiss berkomitmen untuk terus melanjutkan upaya pembekalan dan penguatan sistem pendidikan vokasi di Indonesia.

Gagasan Pemerintah Indonesia
Program S4C lahir dari gagasan Pemerintah Indonesia yang bertujuan meningkatkan kualitas tenaga kerja Indonesia melalui sinergi antara sistim pendidikan dan industri lokal.