BMTR Raup Laba Bersih Per Kuartal III Sebesar Rp957,5 Miliar

Posisi M2 pada Agustus 2021 sebesar Rp7.198,9 triliun atau tumbuh 6,9% (yoy), lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 8,9% (yoy)
Ilustrasi

JAKARTA-PT Global Mediacom Tbk (BMTR) selama sembilan bulan pertama 2021 berhasil meraup laba bersih sebesar Rp957,05 miliar atau lebih tinggi dibanding periode yang sama di 2020 senilai Rp659,38 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan BMTR yang dikutip Jumat (3/12), pertumbuhan laba bersih tersebut ditopang oleh kenaikan pendapatan selama sembilan bulan pertama tahun ini menjadi Rp10,48 triliun dari Rp8,97 triliun per Kuartal III-2020.

Seiring dengan peningkatan jumlah pendapatan, BMTR mencatatkan beban pokok pendapatan per Kuartal III-2021 sebesar Rp5,63 triliun atau lebih besar dibanding periode yang sama di 2020 senilai Rp4,64 triliun.

Sehingga, per Kuartal III-2021 jumlah laba bruto perseroan menjadi Rp4,85 triliun.

Untuk periode yang berakhir 30 September 2021, BMTR mencatatkan laba sebelum pajak penghasilan sebesar Rp2,39 triliun atau jauh lebih besar dibanding periode yang sama di 2020 senilai Rp1,67 triliun.

Baca :  Semester II-2020, TINS Siap Lanjutkan Strategi Efisiensi Biaya

Dengan jumlah beban pajak penghasilan (neto) per Kuartal III-2021 yang sebesar Rp486,45 miliar, maka laba periode berjalan yang dibukukan BMTR selama sembilan bulan pertama tahun ini menjadi Rp1,91 triliun atau mengalami kenaikan dibanding periode yang sama di 2020 senilai Rp1,42 triliun.

Tetapi, besaran laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk per Kuartal III-2021 hanya sebesar Rp957,05 miliar.

Sebagaimana diketahui, laba bersih BMTR per Kuartal III-2020 senilai Rp659,38 miliar.

Per 30 September 2021, total liabilitas BMTR tercatat menurun menjadi Rp10,97 triliun dari posisi per 31 Desember 2020 yang mencapai Rp11,48 triliun.

Sedangkan, total ekuitas hingga akhir Kuartal III-2021 tercatat sebesar Rp23,87 triliun atau mengalami kenaikan dibanding per akhir Desember 2020 yang senilai Rp20,78 triliun.

Baca :  Triwulan III-2021 Naik 193%, Pelita Samudera Raih Laba Bersih USD15,4 Juta