Ekuitas MDKA Tercatat Melonjak Jadi USD756,82 Juta

Bursa juga telah mengumumkan UMA atas perdagangan saham PANI pada 19 Juli 2021
Ilustrasi

JAKARTA-PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) selama sembilan bulan pertama 2021 hanya mampu membukukan laba bersih senilai USD21,06 juta atau jauh lebih rendah dibanding periode yang sama di 2020 sebesar USD57,19 juta.

Namun, total ekuitas per Kuartal III-2021 tercatat melonjak menjadi USD756,82 juta.

Berdasarkan laporan keuangan MDKA yang dikutip Jumat (3/12), penurunan laba bersih tersebut dipengaruhi oleh penurunan pendapatan usaha maupun peningkatan beban pokok pendapatan di selama sembilan bulan pertama tahun ini.

Per Kuartal III-2021, jumlah pendapatan usaha MDKA tercatat senilai USD261,15 juta atau mengalami penurunan dibanding periode yang sama di 2020 sebesar USD296,53 juta.

Sedangkan, beban pokok pendapatan selama sembilan bulan pertama 2021 meningkat menjadi USD187,46 juta dari USD176,72 juta per Kuartal III-2020.

Baca :  IPCM Bukukan Laba Bersih Sebesar Rp90,55 Miliar

Dengan demikian, laba bruto MDKA selama sembilan bulan pertama tahun ini tercatat menurun menjadi senilai USD73,7 juta dari USD119,81 juta pada periode yang sama di 2020.

Adapun laba usaha per Kuartal III-2021 tercatat senilai USD52,16 juta atau jauh lebih rendah dibanding laba usaha per Kuartal III-2020 yang mencapai USD100 juta.

Sementara itu, besaran laba sebelum pajak penghasilan untuk periode yang berakhir 30 September 2021 tercatat senilai USD31,29 juta atau mengalami penurunan tajam dibanding periode yang sama di 2020 sebesar USD82,59 juta.

Dengan jumlah beban pajak penghasilan (neto) per Kuartal III-2021 yang sebesar USD12,77 juta, maka laba periode berjalan MDKA per 30 September 2021 menjadi senilai USD18,52 juta.

Baca :  Kuartal I-2020, SUPR Raih Pendapatan Sebesar Rp463,7 Miliar

Tetapi, besaran laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk per Kuartal III-2021 sebesar USD21,06 juta.

Per 30 September 2021, total liabilitas MDKA tercatat meningkat menjadi USD413,26 juta dari posisi per 31 Desember 2020 yang senilai USD365,96 juta.

Sedangkan, total ekuitas hingga akhir Kuartal III-2021 melonjak menjadi USD756,82 juta dari USD563,65 juta per akhir Desember 2020.

Dengan adanya peningkatan jumlah liabilitas maupun ekuitas tersebut, maka total aset MDKA per 30 September 2021 melambung menjadi USD1,17 miliar.

Padahal per 31 Desember 2020, total aset MDKA masih seniai USD929,61 juta.

Peningkatan aset MDKA sebesar 25,9 persen tersebut tentunya dipengaruhi oleh sejumlah aksi korporasi perseroan, seperti Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMT-HMETD) sebesar Rp2,44 triliun atau setara dengan USD172,02 juta.

Baca :  MTDL Tebar Dividen Rp90,85 Miliar

Serta, penerbitan Obligasi Berkelanjutan II Tahap I-2021 sebesar Rp1,5 triliun atau setara dengan USD103,83 juta.

Tetapi, penerbitan obligasi tersebut juga diimbangi dengan pembayaran obligasi yang jatuh tempo pada 7 Agustus 2021 dan 16 September 2021 sebesar Rp822,65 miliar yang ekuivalen dengan USD56,81 juta.