IHSG Siap Lanjutkan Skenario Bullish, Cermati Saham Rekomendasi Analis

Ilustrasi

JAKARTA-Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan berbalik menguat untuk melanjutkan skenario bullish, setelah kemarin ditutup melemah sebesar 0,4 persen ke level 6.507.

“IHSG masih berpeluang untuk melanjutkan skenario bullish, dengan posisinya yang masih berada di atas support krusial di level 6480,” kata analis PT Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova dalam riset harian untuk perdagangan Kamis (2/12).

Namun, lanjut Ivan, apabila laju IHSG menembus ke bawah level 6.480, maka pergerakannya akan menjadi peluang terbentuknya pola koreksi yang lebih dalam.

Dia menyebutkan, saat ini IHSG memiliki level support yang berada di posisi 6.464 dan 6.375, sedangkan level resistance secara berturut-turut berada di posisi 6.652, 6.697 dan 6.754.

Baca :  BEI Resmi Luncurkan Indeks IDX-MES BUMN17

“Indikator MACD dalam kondisi bearish,” ucap Ivan.

Dengan demikian, jelas dia, adanya potensi terjadinya penguatan pada laju IHSG tersebut seharusnya bisa disikapi oleh para investor dengan mengakumulasi pembelian saham ASII, BBNI, BRPT, KLBF dan MDKA.

Sementara itu, menurut analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas, William Suryawijaya, pergerakan IHSG akan melanjutkan tren penurunan, karena masih minimnya sentimen positif.

Saat ini IHSG memiliki rentang support-resistance di level 6.423-6.598.

“Perkembangan dari pergerakan IHSG secara umum masih berada dalam fase konsolidasi jangka panjang, dikarenakan masih minimnya sentimen yang dapat mem-booster kenaikan IHSG,” kata William.

Dia menambahkan, potensi pelemahan pada laju indeks juga terpengaruh oleh jumlah capital inflow yang belum terlihat akan bertumbuh secara signifikan, serta adanya perlambatan ekonomi.

Baca :  IHSG Tertahan di Tren Koreksi, BJBR: Buy on Weakness

“Hari ini IHSG berpotensi untuk bergerak melemah,” jelas William.

Maka, kata William, pergerakan IHSG yang akan melanjutkan tren penurunan di perdagangan hari ini semestinya bisa dimanfaatkan oleh para pelaku pasar dengan mengoleksi saham ICBP, SMGR, INDF, BBCA, TLKM, GGRM dan AKRA.