AKRA Bidik Pendapatan di 2022 Tumbuh 25%, EPS Diyakini Naik 18%

PT AKR Corporindo Tbk

JAKARTA-PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) menargetkan pertumbuhan pendapatan di 2022 sekitar 20-25 persen (year-on-year), sedangkan laba bruto diproyeksikan bertumbuh 12-15 persen dan earning per share (EPS) diyakini meningkat berkisar 15-18 persen.

Proyeksi itu disampaikan oleh Presiden Direktur AKRA, Haryanto Adikoesoemo dalam siaran pers yang dikirim melalui surat elektronik, Rabu (12/1).

Dia mengungkapkan, pada 2021, AKRA berhasi mencetak pertumbuhan pendapatan hingga double digit di tengah disrupsi supply dan peningkatan harga komoditas.

“Melihat kinerja perdagangan dan distribusi di Kuartal IV-2021 yang sangat mengesankan, kami yakin di 2022 ini AKR akan terus memberikan kinerja yang positif. Berdasarkan angka awal, kinerja full year di 2021 menunjukkan kinerja yang lebih baik dari yang diperkirakan,” ujar Haryanto.

Baca :  Stock Split, Pekan Depan AKRA Transaksikan Saham Bernominal Baru

Sebagaimana diketahui, jumlah pendapatan AKRA per Kuartal III-2021 mengalami pertumbuhan menjadi Rp17,25 triliun dari Rp13,86 triliun per 30 September 2020.

Sedangkan, laba bersih per Kuartal III-2021 tercatat sebesar Rp796,99 miliar atau mengalami kenaikan dibanding periode yang sama di 2020 senilai Rp665,41 miliar.

“Kami optimistis menghadapi 2022, seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan mobilitas. Kami percaya pertumbuhan investasi Indonesia di 2022 dan perkembangan signifikan JIIPE di 2021 akan meningkatkan minat investor di KEK JIIPE Gresik sebagai salah satu tujuan investasi berkelas dunia,” papar Haryanto.

Dia menyampaikan, sejauh ini AKRA melihat outlook positif pada kinerja perdagangan dan distribusi, KEK JIIPE Gresik dan pertumbuhan jumlah outlet BP-AKR akan mendorong kinerja AKRA di 2022 hingga double digit.

Baca :  Relaksasi Pengaturan Distribusi BBM Subsidi Atasi Kekurangan Kuota

“Kami yakin dapat menjaga aliran kas dan neraca keuangan AKRA tetap kuat di 2022,” imbuhnya.

Haryanto mengungkapkan, anggaran AKRA di 2022 menargetkan pertumbuhan yang kuat dan berkelanjutan, dengan harapan kebangkitan pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Berdasarkan penilaian perseroan terhadap permintaan bahan baku, energi esensial dan peningkatan iklim investasi, maka kata Haryanto, AKRA menargetkan pertumbuhan pendapatan sekitar 20-25 persen (y-o-y).