Pasca IPO, ENAK Targetkan Buka 40 Gerai di Sepanjang 2022

PT Indo Oil Perkasa Tbk

JAKARTA-Perusahaan jaringan restoran, PT Champ Resto Indonesia Tbk (ENAK) menargetkan bisa membuka 40 outlet baru di 2022.

Saat ini perseroan memiliki enam brand restoran, yakni Gokana, Raa Cha, Monsieur Spoon, BMK, Platinum dan Chopstix.

Menurut Direktur Utama ENAK, Ali Gunawan Budiman, selama kurun 2017-2019 perseroan mampu melakukan ekspansi pembukaan gerai secara cepat, yakni mencapai 30 persen tingkat penambahan jumlah outlet dalam setiap tahun.

Namun, ekspansi sempat tertunda akibat kondisi pandemi Covid-19 di 2020 dan 2021.

“Jumlah gerai baru tergantung dari skenario yg nanti kami pilih untuk di tahun ini. Tetapi prinsipnya bahwa akan lebih banyak dari yang kami lakukan di 2020 dan 2021. Minimal 40 outlet yang bisa kami capai,” kata Ali saat Public Expose penawaran umum perdana saham (IPO) secara virtual, Kamis (13/1).

Baca :  BEI Optimistis Tahun Ini Ada Startup Unicorn Catatkan Saham di Bursa

Sebagaimana diketahui, ENAK berencana melakukan IPO sebanyak-banyaknya 666.666.000 lembar, dengan harga penawaran sekitar Rp800-Rp950 per saham.

Pada aksi korporasi ini, manajemen perseroan menunjuk PT UOB Kay Hian Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi Efek.

“Kebijakan dividen Champ Resto Indonesia sebanyak-banyaknya 75 persen dari laba bersih mulai Tahun Buku 2022,” kata Direktur UOB Kay Hian Sekuritas, Ronald Lohanata.

Berdasarkan Prospektus IPO ENAK, jumlah saham sebanyak 666.666.000 lembar tersebut setara dengan 30 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah IPO, dengan nilai nominal Rp10 per saham.

Dari total maksimum saham yang ditawarkan ke publik tersebut, sebanyak 222.222.000 lembar merupakan saham biasa atas nama atau saham baru yang dikeluarkan dari portepel perseroan.

Baca :  Listing di Papan Akselerasi, LFLO Mentok di Titik Autorejection Atas

Sedangkan, sebanyak 444.444.000 merupakan saham biasa atas nama Barokah Melayu Foods Pte Ltd atau sebagai pemegang saham penjual (saham divestasi).

Dengan harga penawaran saham IPO ini berkisar Rp800-Rp950 per lembar, maka ENAK bisa meraup dana masyarakat melalui pasar modal sekitar Rp533,33 miliar-Rp633,33 miliar.

Lantaran pada pelaksanaan IPO ini terdapat saham milik Barokah Melayu Foods sebanyak 444.444.000, maka pada penawaran umum saham divestasi akan meraih dana berkisar Rp355,56 miliar-Rp422,22 miliar.

Manajemen ENAK berharap bisa mendapatkan pernyataan efektif IPO dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 27 Januari 2022, sehingga masa penawaran umum bisa dilaksanakan pada 31 Januari-3 Februari 2022.

Adapun masa penawaran awal dilaksanakan selama kurun 12-20 Januari 2022.

Baca :  Berencana IPO, NET TV Patok Harga Sekitar Rp190-Rp196 Per Saham

Perkiraan tanggal penjatahan pada 3 Februari 2022, sedangkan pendistribusian saham secara elektronik (Tanggal Emisi) diharapkan bisa terlaksana pada 4 Februari 2022.

Maka, pencatatan perdana saham ENAK di Bursa Efek Indonesia (BEI) bisa dilakukan pada 7 Februari 2022.

Rencananya, kata Ronald, dana hasil IPO —setelah dikurangi biaya-biaya emisi— akan digunakan untuk membayar utang kepada PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) sebesar 22 persen dan membayar utang kepada Ali Gunawan Budiman serta Barokah Melayu Foods juga sebesar 22 persen.

Sedangkan, sebesar 14 persen dari dana yang diperoleh melalui IPO akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan belanja modal ENAK, sedangkan sisanya untuk modal kerja perseroan.