Sahetapy: Pengurus PELARI Nusantara Harus Bersikap Jujur dan Transparan

Pelantikan Pengurus PELARI NUSANTARA untuk masa bakti 2022-2023 di Jakarta, Jumat 7 Januari 202

JAKARTA-Lembaga Manajemen Kolektif Pencipta Lagu Rekaman Indonesia Nusantara (PELARI Nusantara), secara resmi melantik para pengurusnya untuk masa bakti 2022-2023 di Jakarta, Jumat 7 Januari 2022.

Dalam sambutannya Ketua Umum PELARI Nusantara Sandec Sahetapy meminta kepada para pengurus yang dilantik untuk bekerja dengan jujur dan transparan dalam menjalankan tugasnya.

“Saya minta para pengurus yang saya lantik pada hari ini untuk bekerja secara jujur dan transparan serta selurus-lurusnya dalam menjalankan tugas mengelola royalty milik para pencipta lagu, sesuai dengan sumpah yang diucapkan dalam pelantikan ini,” ujar Sandec.

Adapun salah satu bunyi kalimat sumpah dalam pelantikan yang diucapkan oleh para pengurus LMK Pelari Nusantara adalah sebagai berikut;

“Bahwa saya, akan setia dan taat serta Jujur  dalam memperjuangkan dan mengelola royalti Hak Cipta musik milik para pencipta lagu dengan selurus-lurusnya, demi Dharma Bakti saya kepada seluruh Pencipta Lagu Indonesia.”

Dalam acara pelantikan yang berlangsung meriah di kawasan Kebayoran Baru Jaksel itu, Ketua Dewan penasihat PELARI Nusantara MayJend TNI (Purn.) Unggul K Yudoyono juga turut memberikan sambutan.

Menurut Unggul,  dirinya  siap memberikan masukan dan arahan ke depan  agar organisasi LMK PELARI Nusantara  benar-benar bermanfaat bagi pencipta lagu di Indonesia dalam mendapatkan hak-haknya.

Selaku Ketua Dewan Penasihat, Unggul meminta kepada para pengurus agar dalam menjalankan tugasnya harus jujur dan  transparan.

“Kejujuran dan transparansi harus benar- benar di jalankan oleh pengurus  dalam melaksanakan tugas. Sehingga  royalty yang kita peroleh dan yang kita distribusikan kepada para pencipta lagu betul-betul sesuai. Jadi Tidak ada dusta diantara kita,” jelas Unggul.

Sementara itu Komisioner Bidang Kolektif Royalti dan Lisensi Yessy Kurniawan menekankan pentingnya memahami dan melaksanakan PP 56 dalam menjalankan tugasnya.

“Setelah dilantik, maka selanjutnya penting sekali para pengurus ini mulai belajar memahami PP 56. Karena PP inilah yang kemudian menjadi salah satu acuan dalam menjalankan tugas-tugas LMK kedepan,” jelas Yessy.

Dalam acara pelantikan tersebut juga  dihadiri oleh S. Adriyadie dari LMK KCI, Chico Hindarto dari LMK WAMI, juga perwakilan dari LMK RAI, LMK PROINTIM serta sahabat pencipta dan penyanyi Tito Soemarsono, Imaniar, Freddie Hitipeuw, Rico Manangsang dan undangan lainnya.