Sudah 18 Bulan Disuspensi, Saham COWL Berpotensi Delisting

PT Cowell Development Tbk (COWL)

JAKARTA-PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan, saham PT Cowell Development Tbk (COWL) berpotensi untuk dihapus dari Papan Pengembangan, jika masa penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham sudah memasuki 24 bulan.

“Dapat kami sampaikan bahwa saham COWL telah disuspensi selama 18 bulan dan masa suspensi akan mencapai 24 bulan pada 13 Juli 2022,” demikian disebutkan oleh Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 3 BEI, Goklas Tambunan dalam Pengumuman Potensi Delisting Perusahaan Tercatat yang dikutip Jumat (14/1).

Berdasarkan Pengumuman Bursa No. Peng-SPT-00016/BEI.PP3/07-2020 tertanggal 13 Juli 2020 perihal Penghentian Sementara Perdagangan Efek PT Cowell Development Tbk, serta Peraturan Bursa Nomor I-I tentang Penghapusan Pencatatan (Delisting) dan Pencatatan Kembali (Relisting) Saham di Bursa, BEI dapat menghapus efek Perusahaan Tercatat.

Penghapusan saham Perusahaan Tercatat tersebut, apabila saham Perusahaan Tercatat yang akibat suspensi di pasar regular dan pasar tunai, hanya diperdagangkan di pasar negosiasi sekurang-kurangnya selama 24 bulan terakhir (Ketentuan III.3.1.2).

Selain itu, delisting saham Perusahaan Tercatat juga bisa dilakukan jika memenuhi Ketentuan III.3.1.1, yakni mengalami kondisi atau peristiwa yang secara signifikan berpengaruh negatif terhadap kelangsungan usaha perusahaan, baik secara finansial maupun secara hukum atau terhadap kelangsungan status perusahaan sebagai Perusahaan Terbuka, serta perusahaan tidak dapat menunjukkan indikasi pemulihan yang memadai.

“Bagi pihak-pihak yang berkepentingan terhadap COWL, dapat menghubungi Pikoli Sinaga selaku Sekretaris Perusahaan COWL pada nomor telepon (021)-3867868 atau melalui alamat e-mail: [email protected] Bursa meminta kepada publik untuk memperhatikan dan mencermati segala bentuk informasi yang disampaikan oleh COWL,” ujar Goklas.