25 Ribu Usia Produktif di Kota Tangsel Menganggur

TANGERANG-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus berusaha menyerap lebih banyak tenaga kerja usia produktif yang berdomisili di Tangsel melalui industri. Rencananya, tenaga kerja produktif ini diarahkan untuk menjadi pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie mengungkapkan, berdasarkan data miliknya, ada 25 ribu warganya tidak bekerja dan masih dalam usia produktif dalam rentang usia 15 sampai 64 tahun.

“Kurang lebih kalau angka kuantitatifnya ada 25 ribuan dari usia produktif berstatus tidak bekerja atau pengangguran,” ucap Benyamin usai membuka Job Fair di samping Lapangan ITC BSD, Tangerang Selatan.

Dia berharap, dengan adanya kegiatan pameran lapangan kerja yang dibuka oleh Dinas Ketenagakerjaan, bisa mengurangi angka pengangguran yang ada.

Selain pihaknya juga tengah mengupayakan program, kewirausahaan bagi warga Tangsel, dengan berbagai program pelatihan dan permodalan yang dilakukan sejumlah Dinas di Tangerang Selatan.

“Hal itu demi menggiring para usia produktif untuk tidak hanya mencari kerja, namun juga bisa berwirausaha, sekaligus menyediakan lapangan kerja,” katanya.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Purnama Wijaya menegaskan, ajang job fair tahun ini, pihaknya melibatkan 54 perusahaan.

“Ada 54 perusahaan yang berpartisipasi, dengan jumlah lowongan sebanyak 7000-an lowongan. Sedangkan sampai siang tadi jumlah pelamar baru di angka ratusan,” bilang Purnama.

Sebelumnya, Dinas Ketenagakerjaan juga sudah pernah mengadakan Job Fair dengan 10 ribu lowongan kerja, namun hanya 7000-an yang mendaftar, dan hanya 2000-an yang lolos kualifikasi. (Raja Tama)