3 Srikandi Jabar VI Lolos ke Senayan, Pengamat: Harus Menjadi Prototype Bagi Daerah Lain

DEPOK-Berdasarkan Pleno Rekapitulasi perhitungan surat suara di KPUD Kota Depok & Kota Bekasi, Dapil Jabar VI dipastikan diisi 3 Dewan perempuan.

Direktur Democracy and Elektoral Empowerment Partnership (DEEP), Yusfitriadi mengatakan terpilihnya 3 srikandi ini membuktikan isu caleg perempuan tidak sekedar menjadi pemanis pelengkap di partai politik manapun. Tetapi lolosnya ketiga srikandi Dapil Jabar VI ini memberi pesan bahwa caleg perempuan ini memiliki nilai jual tinggi sehingga dipilih oleh masyarakat.

“Saya kira, Dapil Jabar VI yang mampu menghantarkan 3 srikandi ke Senayan, harus menjadi prototype bagi wilayah-wilayah lain,” ujarnya.

Ketiga srikandi Dapil Jabar VI yang dipastikan lolos ke Senayan yakni, Intan Fauzi (PAN), Nur Azizah Tamhid (PKS), Wenny Haryanto (Golkar).

Baca :  Tiga Jembatan Gantung di Madiun Rampung, Jarak Tempuh Warga Lebih Singkat

Ketiga srikandi ini juga kader partai dan telah banyak kiprahnya di masyarakat. Intan adalah Ketua DPP PAN, Nur Azizah istri mantan walikota Depok tidak asing sebagai penggiat PKK dll.

Yusfitriadi mengaku, isu caleg perempuan selama ini sangat sexi. Apalagi, masih banyak parpol yang mengikuti kontestasi pada pemilu 2019 sangat kesulitan memenuhi 30 persen caleg perempuan.

Kalau pun pada akhirnya caleg perempuan itu ada hanya sebagai pelengkap untuk memenuhi kebutuhan 30 persen itu.

“Andaipun ada caleg perempuan yang lolos ke senayan seperti di Dapil VI Jabar 3 orang sekaligus, saya kira sangat bagus. Meski kasuistik dan tidak massif terjadi di beberapa daerah di Jawa Barat apalagi di Indonesia, tetapi ini pertanda politisi perempuan juga berbicara dikancah politik nasional,” imbuhnya.

Baca :  Spanduk Tolak 'Mensalati' Jenasah Memuat Pesan Pembodohan Umat

Karena itu, dia berharap agar tampilnya 3 srikandi ke Senayan dari Dapil Jabar VI ini harus menjadi prototype bagi wilayah lain yang tidak banyak bahkan tidak ada perempuan yang lolos ke Senayan. Para srikandi Jabar VI ini memang sudah diperediksi sejak awal bakal mulus ke Senayan.

Sejak perhitungan suara dari awal rekap perolehan suara mereka selalu unggul dibanding caleg lain.

Sementara itu, Peneliti Senior Forum Pemantau Parlemen Indonesia (Formappi) memberi apresiasi kepada para Srikandi Dapil Jabar VI yang telah menciptakan pencapaian bagus dalam sejarah perpolitikan di Indonesia.

Hal ini sekaligus membuktikan pertarungan politik itu tidak memandang jenis kelamin. “Saya mengapresiasi keberhasilan caleg perempuan ini karena ini menjadi pembuktian, mereka tidak main-main dalam politik,” ujarnya.

Baca :  Hardjuno: Izin Reklamasi Diterbitkan 2 Bulan Setelah Ahok Jadi Gubernur DKI

Lucius menilai ketiga srikandi Jabar VI ini memang pantas menjadi wakil rakyat. Ketiganya punya kapasitas menjadi wakil rakyat serta memiliki rekam jejak yang bagus. Karena itu, dia percaya ketiganya mampu mengartikulasikan kepentingan rakyat di DPR kelal.

Untuk itu, Lucius berharap kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat kepada Srikandi ini jangan disia-siakan. Buktikan kepada pemilih bahwa layak mengemban tugas sebagai legislator di Senanayan nanti.

“Tentu di balik kepercayaan ada tanggungjawab besar yang diemban. Maka tunjukan itu melalui perjuangan di parlemen nanti,” tegasnya.