76 Kota Mengalami Inflasi

Ilustrasi

JAKARTA-Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada Juni 2014 sebesar 0,43 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 112,01.

Tercatat, andil terbesar inflasi bersumber dari kelompok bahan makanan yang mencapai 0,19 persen, terutama daging ayam dan telur.

Dari 82 kota IHK, tercatat 76 kota mengalami inflasi dan 6 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Ternate 1,29 persen dengan IHK 114,28 dan terendah terjadi di Tual 0,06 persen dengan IHK 113,36.

Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Maumere 0,72 persen dengan IHK 110,93 dan terendah terjadi di Pamatang Siantar 0,09 persen dengan IHK 115,04.

Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks seluruh kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok bahan makanan 0,99 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,32 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,38 persen; kelompok sandang 0,30 persen; kelompok kesehatan 0,36 persen; kelompok pendidikan, rekreasi, dan olah raga 0,08 persen; dan kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan 0,19 persen.

Baca :  APBN 2019 Menjadi Instrumen Countercyclical Pemerintah

Tingkat inflasi tahun kalender (Januari-Juni) 2014 sebesar 1,99 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Juni 2014 terhadap Juni 2013) sebesar 6,70 persen.

Komponen inti pada Juni 2014 mengalami inflasi sebesar 0,25 persen; tingkat inflasi komponen inti tahun kalender (Januari-Juni) 2014 sebesar 1,88 persen dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun (Juni 2014 terhadap Juni 2013) sebesar 4,81 persen.