Adik Jokowi Lantik Satria Piningit Nusantara Jatim

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Satria Piningit Nusantara (SPN), D Budi Utomo secara resmi melantik Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) SPN Jawa Timur (Jatim), di Empire Palace Surabaya Sabtu (28/3)

SURABAYA-Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Satria Piningit Nusantara (SPN),  D Budi Utomo secara resmi melantik Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) SPN Jawa Timur  (Jatim), di Empire Palace Surabaya Sabtu (28/3).

Mereka yang dilantik adalah  H Basa Alim Tualeka selaku Ketua Dewan Pembina, M Charles Napoleon dan AA Gde N Donny selaku Ketua dan Sekretaris DPW SPN Jatim, dan jajarannya. Pengurus beberapa DPD persiapan di kabupaten/kota juga diberi mandat di momen ini.

Budi Utomo menceritakan bahwa SPN didirikan di Solo 20 Desember 2013. SPN dibentuk sebagai ormas untuk mengawal kebijakan pemerintah. “Memang, SPN didirikan untuk mendukung pemerintahan saat ini,” kata Budi Utomo yang juga adik kandung Presiden Jokowi itu di Surabaya Sabtu (28/3)

Baca :  Pengurus Maung Jagat Nusantara Kota Bekasi Resmi Dikukuhkan

Jokowi, kata dia, memang menjadi inspirasi berdirinya ormas ini. Itu juga menjadi salah satu dari tiga tujuan utama berdirinya SPN, yakni menggali dan memaksimalkan potensi pemimpin lokal.

“Seperti Pak Jokowi, pemimpin tidak harus dari Jakarta. Seperti Bu Risma, Abdullah Azwar Anas di Jatim, pemimpin lokal seperti ini yang perlu diperhatikan dan diapresiasi perannya untuk bangsa,” tandas Budi.

Adakah kaitan antara pelantikan pengurus SPN Jatim dengan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun ini? Ketua SPN Jatim Charles Napoleon tidak memungkiri itu. “Bahkan kami juga punya dan akan memasang calon di daerah yang melaksanakan pilkada,” ujarnya.

Lebih lanjut, Leon menambahkan, SPN hadir sebagai wadah perjuangan segenap anak bangsa dalam mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang luhur,  bermartabat, berkarakter, adil dan sejahtera dalam kerangka Negara kesatuan republic Indonesia.

Baca :  SPN Keberatan Ketumnya Dikaitkan Dengan Jokowi

Sesuai dengan cita-cita nasionalnya, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) SPN Jawa Timur bertekat merajut dan memperkuat komitmen kebersamaan dan kemitraan demi terealisasinya program-program pembangunan serta sekaligus berfokus memperjuangkan banyak hal.

“Diantaranya, mengawal keutuhan NKRI sebagai tugas kebangsaan yang luhur dan mulia, mendorong optimalisasi berkelanjutan (sustainabelitas) pembangunan yang dapat ditempuh dengan cara memperkuat instrument yang mampu menjamin tercapainya pembangunan yang luhur, berkarakter, bermartabat , adil sejahtera,” tandasnya.

Selain itu, kata Leon, mengatakan ormas yang dibentuk akhir tahun 2013 lalu tersebut akan focus untuk melakukan pembenahan pada  manajemen yang ketat atas pilihan pembangunan dengan mencermati secara seksama alternative proses dan pengaman implementasiu yang dapat meminimalisir kemungkinan cacat hasil baik dari sisi pengawasan maupun sisi desain awal serta partisipasi langsung masyarakat.

Baca :  MPR Harus Kembalikan Pancasila Jadi Asas Tunggal

“Kami akan menjadi sarana hearing dari berbagai lapisan dan profesi masyarakat yang bersifat netral pro aktif dan menterjemahkannya dalam pemikiran yang produktif dan karya nyata,” tambahnya.

Meski tidak menampik bahwa ormas ini lahir untuk mengawal pemerintahan Jokowi-JK, namun SPN akan kritis terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat.

Namun yang paling penting adalah memupuk lahir dan tumbuhnya satria-satria atau tokoh-tokoh local yang tangguh dan berbudi luhur secara merata,sehingga pada saatnya dapat menjadi akselerator-dinamisator pembangunan yang memiliki kemampuan kepemimpinan dan kompetensi, handal, berkarakter, bermartabat,adil serta mampu mnciptakan kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera.