Agus Marto Gubernur BI

JAKARTA-Anggota Komisi XI DPR Vera Febyanthy Rumangkang yakin Agus Martowardoyo terpilih jadi Gubernur Bank Indonesia (BI) menggantikan Darmin Nasution untuk periode 2013-2018. “Semua pertanyaan dijawab lugas, terbuka dan tidak ada yang ditutupi. Apa yang selama ini menjadi rumors dijawabnya dengan tangkas. Jadi, apa lagi yang diragukan?” kata Vera di Jakarta, Selasa (26/3).

Menurut Vera, Agus Martowardojo secara kapabilitas dan integritas dapat dipertanggungjawabkan. “Tidak perlu diragukan lagi. Lihat saja, masalah Hambalang dan soal Century dia jawab secara terang benderang. Sangat masuk akal,” kata politisi Partai Demokrat ini.

Maruarar Sirait dari Fraksi PDI Perjuangan yang gencar mencecar Agus Marto pun nampaknya melunak. Meskipun tetap memendam ketidakpuasan, ia yakin pria yang masih menjabat Menteri Keuangan ini mampu beralih tugas mengemban jabatan Gubernur Bank Indonesia. “Ada beberapa hal yang puas dan ada yang tidak. Tapi saya yakin dengan Pak Agus Marto soal kebijakan asas resiprokal. Saya kira, Pak Agus sudah menekankan kepentingan nasional menjadi keberpihakannya,” kata Maruarar.

Mantan Dirut Bank Mandiri ini diharapkan menerapkan kebijakan resiprokal atau asas kesetaraan bank asing dan bank Indonesia. Selama ini bank-bank Indonesia mendapatkan kesulitan untuk membuka cabang di luar negeri. Sebaliknya, bank asing begitu mudah beroperasi di sini.

Sementara itu, informasi yang berkembang di DPR menyebutkan, persetujuan Komisi XI DPR terhadap Agus Marto bukan tanpa syarat. Salah satu syaratnya adalah divestasi 7 persen saham Newmont diserahkan kepada Grup Bakrie.

 

Baca :  Hindari Masalah, Masyarakat Mesti Jaga Reputasi Kredit