Akhir 2013, Realisasi Belanja Diprediksi Capai 96%

Thursday 21 Nov 2013, 7 : 56 pm
liputan.com

JAKARTA-Pemerintah mengaku optimis realisasi belanja negara pada akhir 2013 bisa mencapai 96 % dari keseluruhan pagu belanja dalam APBN-Perubahan 2013 sebesar Rp1.726,2 triliun. “Anggaran sampai akhir tahun 96 % serapannya,” kata Menteri Keuangan Chatib Basri di Jakarta, Kamis, (21/11).

Menurut Chatib, saat ini banyak proyek pemerintah yang sudah berjalan. Namun, satuan kerja dari Kementerian Lembaga terkait belum melakukan pencairan anggaran sehingga terkesan realisasi lambat menjelang akhir tahun.  “Proyeknya sudah berjalan dan anggaran itu kan dilihat dari yang sudah dibayar, bukan dari proyeknya. Kita terus lapor ke TEPPA perkembangannya seperti apa,” terangnya

Berdasarkan pengalaman pada 2012 lalu, sambung Dosen FEUI ini, penyerapan anggaran masih menumpuk pada dua bulan terakhir hingga mencapai kurang lebih Rp300 triliun karena pengajuan pembayaran proyek baru dilakukan pada bulan November dan Desember.  “Tahun lalu anggaran Rp120 triliun terserap pada bulan Oktober, tiba-tiba November dan Desember bisa mencapai Rp300 triliun. Proyeknya sekarang mungkin sudah selesai, tinggal sisa pembayarannya nanti perlu diajukan,” paparnya

Data Kementerian Keuangan menyebutkan pada tanggal 31 Oktober 2013, realisasi pendapatan negara dan hibah telah mencapai Rp1.098,4 triliun atau 73,1 % dari target Rp1.502 triliun dan belanja negara mencapai Rp1.238 triliun atau 71,7 % dari pagu Rp1.726,2 triliun.

Dengan demikian, defisit anggaran masih tercatat sebesar Rp139,5 triliun atau 62,2 % dari target Rp224,2 triliun, dengan realisasi pembiayaan mencapai Rp217,3 triliun atau 96,9 % dari target defisit anggaran. **cea

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Don't Miss

Menperin Optimistis Investasi Manufaktur Meroket Tahun 2019

JAKARTA-Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto optimistis pada tahun 2019 akan

Pameran Produk Unggulan Indonesia di Mesir Bukukan Potensi Transaksi USD 3,26 Juta

KAIRO-Indonesia berhasil membukukan potensi transaksi sebesar USD 3,26 juta atau