ALAMI Bidik 20% Penyaluran Pembiayaan Syariah Dari 3.000 Bisnis UMKM

Saat ini ALAMI menyediakan layanan anjak piutang (invoice financing) dengan tiga keunggulan bagi penggunanya; pertama, platform yang mudah digunakan oleh pengguna berkat sistem user interface (UI) dan user experience (UX) yang dirancang khusus menyerupai sosial media.

Kedua, biaya yang kompetitif dibandingkan pembiayaan konvensional. Ketiga, keamanan data calon penerima pembiayaan di mana ALAMI hanya menampilkan inisial dan data hasil skoring pada listing permohonan yang dapat diakses oleh pendana (funder).

Pasca resmi terdaftar di OJK, ALAMI fokus menggenjot bisnisnya untuk mencapai target penyaluran pembiayaan sebesar 80 miliar di tahun 2019. Melalui kerjasama dengan HIPMI Jaya ini, ALAMI menargetkan dapat menyalurkan pembiayaan kepada 20% atau setara dengan 600 pengusaha dari berbagai sektor usaha yang bernaung di HIPMI Jaya, mulai dari konstruksi, industri kreatif, properti, dan ragam sektor lainnya. ALAMI optimis kerjasama dengan HIPMI Jaya ini dapat berkontribusi untuk mencapai target bisnis tersebut.

Baca :  BI Rilis Ketentuan Insentif Bagi Bank Penyedia Pendanaan untuk Ekonomi Tertentu

“ALAMI berharap mampu menghadirkan pengalaman pembiayaan syariah yang berkesan bagi anggota HIPMI Jaya dimana kami berharap dapat mendampingi perkembangan penerima pembiayaan (beneficiary) secara berkelanjutan. Kolaborasi ini kami harapkan juga bisa menjadi bukti komitmen ALAMI dalam memberikan kontribusi nyata untuk meningkatkan inklusi dan literasi keuangan syariah yang juga sejalan dengan rencana pemerintah dalam Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia tahun 2019 – 2024.” tutup Dima.