Awal Pekan, IHSG Diperkirakan antara 5.228-5.623 Poin

ilustrasi

JAKARTA-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan bergerak antara 5.228-5.623 poin, Senin (2/3).

Demikian dikemukakan M. Nafan Aji Gusta Utama, analis Binaartha Sekuritas Indonesia seperti dikutip dari e-bursa.com, Jakarta, Senin (2/3).

Pada perdagangan saham Jumat (28/2), IHSG ditutup turun 82,290 poin (1,499%) menjadi 5.452,70 poin. Ini dipicu oleh kemerosotan harga 371 dari 588 emiten yang sahamnya ditransaksikan di BEI hari itu.

Untuk perdagangan Senin (2/3), Nafan merekomendasikan “beli“ saham Aneka Tambang Tbk (ANTM), Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), Bank Mandiri Tbk (BMRI), Gudang Garam Tbk (GGRM), dan Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA).

Nafan memperkirakan saham ANTM dan BBNI akan naik masing-masing ke harga Rp590 dan Rp7.175 per unit. Adapun harga saham BMRI akan naik ke Rp7.425 per unit, dan saham PTBA diperkirakan naik ke harga Rp2.440 per unit.

Baca :  Laba Bersih PWON di Kuartal-I Turun Jadi Rp66,76 Miliar

Sementara itu, William Surya Wijaya, analis Indosurya Bersinar Sekuritas, Jakarta, merekomendasikan “beli“ saham Bank Central Asia Tbk (BBCA), Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), Wijaya Karya Tbk (WIKA), Pakuwon Jati Tbk (PWON), dan Summarecon Agung Tbk (SMRA)