Bank BTN Menerbitkan KTA Elektronik POLRI

JAKARTA-PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk memberikan pelayanan lebih kepada institusi Polri melalui Kartu Tanda Anggota Elektronik (KTA Elektronik) bagi anggota Polri sebagai kartu identitas dan alat pembayaran. Layanan ini merupakan tindaklanjut Nota Kesepahaman antara Bank BTN dengan Polri melalui penandatanganan Perjanjian Kerjasama Penerbitan KTA Elektronik Polri untuk para anggota Polri.

“Ini adalah bentuk sinergi yang dapat menguntungkan kedua belah pihak,” ujar Direktur Bank BTN, Irman A. Zahiruddin, menjelaskan usai acara penandatanganan PKS antara Bank BTN dengan Polri di Jakarta, Kamis, (6/11).

Hadir dalam acara penandatanganan PKS ini adalah Asisten Kapolri bidang SDM Inspektur Jendral Polisi Drs. Haka Astana M.W, SH.

Sementara itu, ruang lingkup kerjasama mencakup penerbitan dan pengelolaan KTA Elektronik Polri; pengelolaan gaji dengan sistem Payroll; dan produk serta jasa Perbankan lainnya.

Baca :  BTN Ajak Kliring Berjangka Dongkrak DPK Lembaga

“Kami ingin memberikan pelayanan lebih kepada Polri dan sebagai langkah lanjutan dari pengelolaan dana dan pemanfaatan jasa layanan perbankan.  Ke depan kerjasama diharapkan bisa masuk pada dukungan bisnis yang dapat diberikan Bank BTN bagi pengembangan dan kesejahteraan anggota Polri,” tegasnya.

Kerjasama ini dapat mendongkrak dana murah Bank BTN yang diperoleh dari pengelolaan dana gaji para anggota Polri. Kerjasama ini juga memungkinkan anggota Polri memiliki KTA yang berfungsi sebagai kartu identitas sekaligus berfungsi sebagai alat pembayaran dan transaksi perbankan lainnya. KTA ini dapat digunakan untuk bertransaksi di lebih dari 1.800 ATM BTN dan seluruh jaringan ATM nasional.

“Melalui transaksi perbankan tersebut, kerjasama ini juga membuka peluang bagi Bank BTN dalam meningkatkan fee based income perusahaan,” tambahnya.

Baca :  Bank Danamon Bukukan Laba Bersih Normalized* Rp 3,453 Triliun

Lebih lanjut, dia mengaku, tidak menutup kemungkinan Bank BTN akan memberikan fasilitas KPR bagi para anggota Polri. Secara historis sudah ada hubungan kerjasama antara Polri dengan Bank BTN dalam penyediaan rumah bagi anggota Polri.

“Kami akan dorong bagaimana anggota Polri dapat terfasilitasi kebutuhan perbankannya melalui Bank BTN. Kita punya jaringan yang banyak dan teknologi yang modern untuk melakukan transaksi perbankan,” tegasnya.

Bank BTN didukung oleh 849 kantor layanan (konvensional dan syariah) dan 3 Regional Office, ditambah oleh  2.951 outlet Kantor Pos Online. Perseroan juga telah  memiliki 1.830 ATM yang tersebar di seluruh Indonesia dan lebih dari 50.000 ATM yang terkoneksi dengan jaringan ATM Link, Bersama dan Prima. Bank BTN juga telah dilengkapi dengan layanan prioritas di 29 kantor yang tersebar di beberapa wilayah Indonesia.

Baca :  Survei BI: Maret 2020, Optimisme Konsumen Terjaga

Beradasarkan kinerja perusahaan Triwulan III 2014,  Bank BTN membukukan asset sebesar Rp.142,428 Triliun atau tumbuh 15,50% dari posisi yang sama tahun 2013 yang sebesar Rp.123,319 Triliun. Sementara dari sisi Kredit dan Pembiayaan mengalami pertumbuhan dari Rp.96,539 Triliun pada tahun 2013 menjadi Rp.110,538 Triliun pada 2014. Pertumbuhan ini mencapai 14,50%. Dana Pihak Ketiga Perseroan tumbuh dari Rp.88,537 Triliun pada tahun 2013 menjadi Rp.101,842 Triliun pada tahun 2014. Dana Pihak Ketiga Bank BTN pada tahun 2013 pertumbuhannya mencapai 15,03%. Pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga Bank BTN melebihi rata-rata industri.