Bayar Utang, IPTV Siap Rights Issue Maksimal 2,46 Miliar Saham

ILustrasi

JAKARTA-PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) berencana melaksanakan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PM-HMETD) dengan menebitkan saham sebanyak-banyaknya 2.465.484.818 lembar yang sebagian besar dana hasil rights issue ini akan digunakan untuk membayar utang perseroan.

Berdasarkan keterbukaan informasi IPTV yang dipublikasikan Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Minggu (26/7) malam, saham yang akan dikeluarkan IPTV tersebut merupakan saham atas nama dengan nilai nominal Rp100 per lembar.

“Seluruh saham baru yang akan diterbitkan dala  rangka penambahan modal ini ditawarkan kepada investor dalam negeri dan luar negeri melalui book-building dan tidak ada yang terafiliasi dengan perseroan,” jelasnya.

Sedangkan, harga pelaksanaan saham rights issue ini akan ditentukan pada harga yang dianggap baik oleh direksi berdasarkan book-building dengan mengikuti ketentuan paling sedikit 90 persen dari rata-rata harga penutupan harga saham IPTV selama kurun 25 hari bursa sebelum tanggal permohonan pencatatan.

Baca :  Pemegang Saham BUKK Setujui Rencana Penjaminan Aset untuk Cari Pinjaman

Pelaksanaan transaksi ini tidak diperkenankan melebihi jangka waktu dua tahun terhitung sejak 28 Juli 2020.

Sehingga, penggunaan dana bisa berubah dan disesuaikan dengan kebutuhan dana IPTV pada saat pelaksanaan penambahan modal.

Rencananya, sebesar 60 persen dana hasil rights issue akan digunakan untuk melunasi utang IPTV kepada PT MNC Kabel Mediacom dan sebesar 20 persen untuk melunasi utang IPTV kepada PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY), sedangkan sisanya akan dimanfaatkan sebagai modal kerja perseroan.

Manajemen IPTV menilai, pelaksanaan rights issue akan bermanfaat bagi perseroan dalam mendukung pertumbuhan jumlah pelanggan, meningkatkan kekuatan struktur permodalan, jumlah saham beredar IPTV akan bertambah, sehingga bisa meningkatkan likuiditas perdagangan saham serta membuka kesempatan bagi investor strategis yang berminat menginvestasikan modal di IPTV.

Baca :  Dana Dari Pasar Modal Lebih Efektif Ketimbang Pinjaman Bank