BI : Kaji Ulang Kelola Volatile Food

JAKARTA-Pemerintah diminta melakukan pengkajian ulang terkait pengelolaan komponen harga pangan bergerak (volatile food) yang selama ini menjadi pemicu utama peningkatan laju inflasi.

“Khusus untuk inflasi, kami melihat inflasi di bulan Juli (2014) kondisinya memang cukup tinggi, lebih tinggi dari yang diperkirakan,” kata Gubernur BI, Agus Martowardojo saat ditemui di Jakarta, Jumat (8/8).

Menurut Agus Marto, pemerintah perlu untuk melakukan kajian secara khusus terhadap pengelolaan volatile food. “Untuk itu, kami mengharapkan inflasi di 2014 tetap ada pada kisaran 4,5 persen plus minus 1 persen,” kata Agus Marto.

Berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi Indeks Harga Konsumen pada Juli mencapai 0,93 persen (m-t-m). Sedangkan, secara tahunan inflasi mencapai 4,53 persen.

Komponen volatile food menyumbang 2 persen (m-t-m) terhadap inflasi Juli 2014, komponen harga yang diatur pemerintah (administered prices) mencapai 1,32 persen dan inflasi komponen inti tercatat sebesar 0,52 persen.