Boediono: Kondisi Likuiditas Perbankan di 2008 Sangat Gawat

Friday 9 May 2014, 3 : 38 pm
by
Wapres Boediono

JAKARTA – Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) Boediono menilai, kondisi likuiditas perbankan pada periode Oktober-November 2008 sangat gawat, sehingga BI memutuskan untuk mengucurkan Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) kepad Bank Century atau saat ini bernama PT Bank Mutiara Tbk.

Hal tersebut seperti disampaikan Wakil Presiden Boediono saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jumat (9/5) terkait kasus dugaan korupsi pemberian FPJP dengan terdakwa mantan Deputi Gubernur BI Budi Mulya.

Boediono mengatakan, kondisi likuiditas perbankan pada 2008 sangat gawat bagi keberlangsungan industri perbankan.

“Situasinya sangat sangat gawat. Apabila ada satu bank yang jatuh, maka akan terjadi rentetan penyerbuan (penarikan deposito dan tabungan) pada bank-bank. Ini pernah terjadi pada pengalaman 1997-1998. Pengalaman kita sendiri,” paparnya.

Baca juga :  BRI Bagi Dividen Interim Rp84 per Saham pada 18 Januari 2024

Pada pengujung 2008, kata Boediono, BI menilai bahwa bank yang paling memungkinkan bakal terjatuh adalah Bank Century.

“Dalam situasi krisis yang tegang, banyak sekali isu yang beredar mengenai bank mana yang bisa mengalami masalah likuiditas, sementara tidak ada blanket guarantee,” kata Boediono.

Dengan demikian, jelas dia, menutup bank pada situasi krisis akan memiliki risiko yang luar biasa besar, seperti yang terjadi pada November 1997.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaMoneter.com. Mari bergabung di Channel Telegram "BeritaMoneter.com", caranya klik link https://t.me/beritamoneter, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca juga berita kami di:

gatti

Adalah jurnalis senior yang memiliki spesialisasi dalam membuat analisis ekonomi dan politik.

Komentar


HI THERE!

Eu qui dicat praesent iracundia, fierent partiendo referrentur ne est, ius ea falli dolor copiosae. Usu atqui veniam ea, his oportere facilisis suscipiantur ei. Qui in meliore conceptam, nam esse option eu. Oratio voluptatibus ex vel.

Wawancara

BANNER

Berita Populer

Don't Miss

Ganjar Puji Keputusan Mahfud Mundur Dari Menteri Jokowi

PONTIANAK–Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo  memuji keputusan

Cash Flow Capai Rp 45,1 Triliun, Asian Games Berdampak Positif Bagi Perekonomian

JAKARTA-Pelaksanaan Asian Games 2018 diprediksi memberi impact positif perekonomian. Dan