Bos BEI: Pasar Modal Syariah Kian Populer, Investor Capai 80.152 SID

ILustrasi

JAKARTA-Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Inarno Djajadi mengungkapkan, jumlah investor saham syariah per akhir September 2020 sudah mencapai 80.152 single investor identification (SID) atau meningkat lebih dari 1.500 persen jika dibandingkan dengan posisi per akhir Desember 2015.

Inarno menyebutkan, selama kurun lima tahun terakhir jumlah investor telah meningkat lebih dari 1.500 persen menjadi 80.152 SID per akhir Kuartal III-2020, dengan tingkat keaktifan mencapai 25,2 persen.

“Hal ini menunjukkan bahwa pasar modal syariah sudah menjadi pilihan populer,” katanya dalam acara Sharia Investment Week 2020 di Jakarta, Senin (16/11).

Lebih lanjut Inarno menyampaikan, sejak 2011 hingga 27 Oktober 2020 jumlah saham syariah tercatat meningkat 90,3 persen menjadi 451 saham syariah atau sebesar 63,6 persen dari total saham.

Baca :  OJK Dorong Keseriusan Kembangkan Pasar Modal Syariah

Sedangkan, nilai kapitalisasi pasar saham syariah mencapai 51,4 persen dari total kapitalisasi pasar di BEI.

Sementara itu, kata Inarno, total nilai transaksi saham syariah mencapai 53,7 persen, volume transaksi saham syariah mencapai 56,9 persen dan frekuensi transaksi syariah mencapai 61,9 persen dari total frekuensi transaksi saham di Bursa.

“Pasar modal syariah di Indonesia telah berkembang pesat dan semakin menarik,” ujar Inarno.