BPK Beri Opini WDP atas LKPP 2013

Tuesday 10 Jun 2014, 9 : 12 pm
by

JAKARTA-Badan Pemeriksa Keuangan RI memberikan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2013. Ketua BPK RI Rizal Djalil menyerahkan laporan hasil pemeriksaan atas LKPP tersebut kepada Wakil Ketua DPR RI Mohamad Sohibul Iman, dalam Rapat Paripurna DPR RI, di Gedung Nusantara II Komplek DPR/MPR, Jakarta, (10/6). Sebelumnya, LKPP telah disampaikan secara resmi kepada DPR RI, DPD RI, dan Presiden melalui surat Ketua BPK RI tanggal 28 Mei 2014.

Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahun 2013 yang diperiksa oleh BPK RI meliputi Neraca, Laporan Realisasi Anggaran, Laporan Arus Kas, dan Catatan atas Laporan Keuangan. Dalam sambutannya, Ketua BPK RI menyebutkan bahwa ada dua permasalahan yang menjadi pengecualian dalam LKPP Tahun 2013, yaitu permasalahan piutang bukan pajak pada Bendahara Umum Negara dan permasalahan saldo anggaran lebih (SAL).

Baca juga :  Laba Weha Transportasi Indonesia Naik 87% per September 2023

Permasalahan kelemahan dalam pengelolaan piutang bukan pajak pada Bendahara Umum Negara yaitu nilai piutang over lifting migas sebesar Rp3,81 triliun belum pasti dan masih perlu pembahasan dengan KKKS terkait, nilai piutang penjualan migas bagian negara Rp2,46 triliun belum pasti dan masih perlu pembahasan dengan KKKS terkait. Selain itu, nilai aset kredit eks BPPN sebesar Rp66,1 triliun belum termasuk nilai Rp3,06 triliun yang belum selesai ditelusuri. ”Perlu kami tegaskan, penyelesaian sisa-sisa aset eks BPPN memang berlangsung berlarut-larut,” tegas Rizal Djalil.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaMoneter.com. Mari bergabung di Channel Telegram "BeritaMoneter.com", caranya klik link https://t.me/beritamoneter, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca juga berita kami di:

gatti

Adalah jurnalis senior yang memiliki spesialisasi dalam membuat analisis ekonomi dan politik.

Komentar


HI THERE!

Eu qui dicat praesent iracundia, fierent partiendo referrentur ne est, ius ea falli dolor copiosae. Usu atqui veniam ea, his oportere facilisis suscipiantur ei. Qui in meliore conceptam, nam esse option eu. Oratio voluptatibus ex vel.

Wawancara

BANNER

Berita Populer

Don't Miss

Seven Eleven Tetap Fokus Incar Jakarta

JAKARTA-PT Modern Sevel Indonesia pemilik gerai 7-Eleven (Sevel) mengaku belum

Ke ARTJOG 2024, Puan Terkesima Lihat Karya Seniman Hingga Beli Lukisan untuk Charity

YOGYAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengunjungi pameran, festival,