BPK Temukan Potensi Kerugian Negara Rp 9,72 Triliun

Selasa 2 Apr 2013, 11 : 34 pm
by

JAKARTA-Upaya menekan kebocoran  anggaran negara tampaknya belum membuahkan hasil. Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester II (IHPS) Badan  Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan 12.947 kasus yang berpotensi merugikan negara senilai Rp 9,72 triliun.
Ketua BPK Hadi Poernomo  mengatakan kasus tersebut berasal dari 709 objek pemeriksaan, yang terdiri dari atas 154 objek pemeriksaan kinerja, 450 objek PDTT (Pemeriksaan dengan tujuan tertentu), (PDTT), dan 105 objek pemeriksaan keuangan.
Dari temuan kasus yang berpotensi merugikan negara tersebut, sebanyak 3.990 kasus senilai Rp 5,83 triliun merupakan temuan ketidakpatuhan yang mengakibatkan kerugian, potensi kerugian, dan kekurangan penerimaan. “Rekomendasi BPK terhadap kasus-kasus ini, antara lain penyerahan aset dan atau penyetoran uang ke kas negara/daerah/perusahaan,” jelasnya.

Sedang sebanyak 4.815 kasus merupakan kelemahan dari Sistem Pengendali Intern (SPI), sebanyak 1.901 kasus penyimpangan administrasi, dan sebanyak 2.241 kasus senilai Rp 3,88 triliun merupakan temuan ketidakhematan, ketidakefisienan, dan ketidakefektifan. “Rekomendasi BPK atas kasus tersebut agar dilakukan perbaikan SPI dan atau tindakan administratif dan atau korektif,” ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaMoneter.com. Mari bergabung di Channel Telegram "BeritaMoneter.com", caranya klik link https://t.me/beritamoneter, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca juga berita kami di:

Komentar

Your email address will not be published.

Don't Miss

Jackloth Beri Diskon Ugal-ugalan Hingga 90%

JAKARTA- Jackloth kembali menggelar event lebaran dengan memberikan diskon yang

Pilpres 2024, Ketum PeraNU: Warga NU Harus Menangkan Muhaimin Iskandar

JAKARTA-Ketua Umum Pergerakkan Aktivis Nahdliyin Nusantara (PeraNU), Andi Djamaro Dulung