BPS : Inflasi Mei Hanya 0,16%

JAKARTA-Badan Pusat Statistik (BPS) mengklaim tekanan inflasi pada Mei 2014 mencapai sekitar 0,16%. Tekanan inflasi dari komoditi pangan agak menurun. Karena stabilitas pangan bisa dijaga. “Bahan makanan terjadi deflasi 0,15%. Ini karena berhasil dikendalikan oleh pemerintah,” Kepala BPS Suryamin¬† Jakarta, Senin (2/6/2014).

Lebih jauh kata Suryamin, pada komponen kesehatan menjadi yang utama mendorong inflasi. “Ada kenaikan harga pasta gigi, sabun mandi, dan tarif bidan sehingga inflasi sektor kesehatan menjadi 0,41%,” ujarnya

Berdasarkan data, BPS mencatat pada April 2014 terjadi deflasi sebesar 0,02% secara bulanan. Selama periode Januari-April 2014 (year to date), terjadi inflasi 1,39%. Sementara dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year), ada inflasi 7,25% pada April 2014.

Baca :  Jumlah Pimpinan MPR Bertambah, Pemerintah Siap Tambah Anggarannya

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI)¬† memperkirakan terjadi inflasi pada Mei. “Sepertinya inflasi di bulan Mei akan terjadi, bulan lalu (April) kan deflasi,” kata Gubernur BI, Agus Martowardojo.

Tekanan inflasi Mei, lanjut Agus, tidak terlalu berat karena persediaan produk pangan cukup. “Secara umum, panen yang baik membuat koreksi di volatile food. Kita harapkan akan terus terjadi,” pungkasnya. (ek)