Bursa AS Bergerak Flat

Selasa 26 Nov 2013, 8 : 51 am
by
ilustrasi

JAKARTA – Bursa AS bergerak sideways dan ditutup flat pada perdagangan semalam seiring minimnya sentiment baru di pasar yang cukup kuat digunakan oleh pasar untuk melakukan profit taking.

Sektor energy menjadi salah satu lagging mover di bursa AS memfaktorkan ekspektasi penurunan harga minyak setelah Iran menyepakati perjanjian untuk mengurangi program nuklirnya.

Harga minyak melanjutkan pelemahannya dalam 2 hari terakhir ke level US$94.1/barel semalam diikuti mayoritas harga metal yang melemah.

“ETF Indonesia di bursa AS kembali melemah 0.7% semalam,” analis Valas PT Samuel Sekuritas, Lana Soelistianingsih seperti dikutip dari www.samuel.co.id di Jakarta, Selasa (26/11).

Dia mengatakan mayoritas bursa Asia dibuka melemah Selasa pagi (26/11) setelah menguat dalam 2 hari terakhir terutama bursa Jepang yang mengalami profit taking. Sementara nilai tukar Rupiah pagi ini relatif flat di level Rp11,510/US$ setelah penguatan signifikan di akhir sesi perdagangan kemarin.

IHSG sendiri hari ini diperkirakan akan cenderung dibuka melemah seiring minimnya sentimen positif dari bursa global dan koreksi di EIDO dalam 2 hari terakhir.

“Support indeks berada di level 4,300,” pungkasnya.

Komentar

Your email address will not be published.

Don't Miss

CMNP Targetkan Pendapatan di 2021 Sebesar Rp3,24 Triliun

JAKARTA-PT Cipta Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) menargetkan total pendapatan

Ganjar Pastikan UU Perampasan Aset Harus Disahkan, Koruptor Diseret ke Nusakambangan

JAKARTA-Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo memastikan akan