Bursa Asia Bergerak Flat

ILustrasi

JAKARTA-Bursa AS ditutup menguat 0.6% Kamis (26/12) kemarin setelah data jobless claims AS diluar perkirakan turun 42k menjadi 338k (vs estimasi  pasar 345k). Membaiknya data jobless claims ini juga  menjadikan sejumlah komoditas menguat seperti Minyak, Gas, dan Nikel. Sementara itu, harga CPO menguat 0.4% seiring ekspektasi penurunan produksi Malaysia dan penguatan ini sekaligus menjadikan CPO telah menguat dalam lima hari berturut-turut (+3.2%). Meski bursa AS menguat, EIDO justru mengalami penurunan 0.73% kemarin. Penurunan ini juga terjadi disaat  CDS 10 tahun Indonesia turun 0.5%.

Analis valas PT Samuel Sekuritas, Lana Soelistianingsih mengatakan bursa Asia Jumat pagi (27/12) cenderung bergerak flat seiring perdagangan yang telah mendekati akhir tahun. Pelemahan Yen 0.23% pagi ini juga tidak banyak memberikan pengaruh ke pasar.

Sementara, rupiah pagi ini menguat 0.3%, sedangkan Obligasi 10 tahun Indonesia bergerak flat. “Kami memperkirakan IHSG cenderung bergerak flat hari ini mengikuti pergerakan bursa regional dan juga perdagangan yang telah mendekati akhir tahun. Libur bursa sebanyak 3 hari dari Natal hingga Tahun baru (lebih banyak dibandingkan bursa lainnya) juga turut akan menjadikan transaksi perdagangan cenderung sepi hari ini,”  ujar Lana dalam riset hariannya seperti dikutip dari www.samuel.co.id.