Capres Sebaiknya Pro Kemandirian Ekonomi

Tuesday 17 Dec 2013, 7 : 27 pm

JAKARTA-Pasangan capres-cawapres seharusnya memiliki visi yang sama, terutama masalah ekonomi dan mengurangi ketergantungan impor. “Kami juga mendorong agar pasangan capres-cawapres mempunyai visi, misi, dan program dan action plan pencapaiannya tentang  kemandirian ekonomi yang dapat menekan ketergantungan penggunaan barang-barang impor,” kata  Direktur Eksekutif Centre for Economic and Public Policy Studies (CEPS) Sutrisno dalam keterangan persnya mengenai ‘Outlook Ekonomi-Politik Indonesia 2014’ di Jakarta, Selasa (17/12).

Oleh karena itu, kata Sutrisno, track record pemimpin harus jelas dan jangan sampai abu-abu. “Capres-cawapres juga harus jelas, bersih rekam jejaknya, punya kredibilitas, integritas, kapabilitas, dan wawasan internasional yang mumpuni,” ujarnya

Terkait soal koalisi antar partai politik berbasis massa Islam, lanjut Sutrisno, wacama ini  akan relatif sulit terwujud. Ego masing masing elit Parpol Islam menjadi kendala untuk menyatukan Parpol Islam dalam satu barisan koalisi. “Para ulama tidak akan banyak berpengaruh menggiring umatnya untuk memilih Parpol Islam. Dalam urusan politik, ummat Islam semakin otonom. Koalisi Parpol pun relatif sulit terbentuk. Ego masing masing elit parpol Islam menjadi kendala untuk menyatukan dalam Koalisi,” terangnya

Sutrisno juga mengatakan, Parpol nasionalis akan menjadi penentu atau lokomotif terbentuknya koalisi pengusung pasangan capres-cawapres. “Kurangnya elit parpol Islam yang menjadi daya tarik bagi publik, sehingga sulit mengorbitkan elit parpol Islam sebagai capres, dan yang paling mungkin ialah sebagai cawapres,” ujarnya.

PDIP kemungkinan besar akan mengusung Megawati Soekarnoputri sebagai Capres dengan pertimbangan senioritas, pengalaman, kematangan berpolitik, dan dari dinasti Soekarno yang menjadi perekat PDIP.

Sedang koalisi di bawah bendera Partai Golkar akan tetap mencalonkan Aburizal Bakrie sebagai capres. Partai Gerindra berpotensi menjadi lokomotif koalisi dengan dukungan sebagian parpol Islam, antara lain PPP dan PAN dengan Capres Prabowo Subianto.

Partai Demokrat disinyalir akan mengalami kesulitan untuk membangun koalisi mengingat keterpurukan citra partai tersebut yang elitnya tersandung masalah korupsi. Konvensi capres Partai Demokrat tidak akan berpengaruh banyak untuk menaikkan kepercayaan publik terhadap partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono itu. **cea

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Don't Miss

Ribuan Kader Nasdem Kota Tangerang Siap Menuju Senayan Sambut Deklarasi Anies Baswedan

TANGERANG-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kota Tangerang

Ada 13 Proyek Kemenperin–UNIDO Senilai Rp 528 Miliar

JAKARTA-Proyek kerjasama Kementerian Perindustrian antara dan United Nations Industrial Development