CAR Perbankan Tercatat Sebesar 23,31%

Kamis 20 Feb 2020, 7 : 23 pm
by
BI
ILUSTRASI

JAKARTA – Stabilitas sistem keuangan tetap terjaga, meskipun fungsi intermediasi perbankan terus menjadi perhatian.

Stabilitas sistem keuangan terjaga tercermin dari rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) perbankan Desember 2019 yang tinggi yakni 23,31%, dan rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) yang tetap rendah yakni 2,53% (gross) atau 1,18% (net).

Sementara itu, pertumbuhan kredit masih belum kuat, tercermin dari angka pertumbuhan kredit pada Desember 2019 sebesar 6,08% (yoy), yang menurun dari 7,05% (yoy) pada November 2019.

Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) juga belum kuat dan tercatat sedikit menurun dari sebesar 6,72% (yoy) pada November 2019 menjadi 6,54% (yoy) pada Desember 2019.

“Ke depan, fungsi intermediasi akan terus didorong sehingga dapat menopang momentum pertumbuhan ekonomi,” ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Onny Widjanarko, Kamis (20/2).

Menurutnya, kredit pada 2020 diprakirakan tumbuh dalam kisaran 9-11% sedikit lebih rendah dibandingkan proyeksi sebelumnya pada kisaran 10-12% sejalan dengan revisi proyeksi pertumbuhan ekonomi 2020.

Pertumbuhan kredit 2021 diprakirakan kembali meningkat pada kisaran 10-12% didorong oleh kenaikan pertumbuhan ekonomi.

Sementara itu, DPK pada 2020 dan 2021 diprakirakan tumbuh dalam kisaran 8-10%.

“BI tetap menempuh kebijakan makroprudensial yang akomodatif dan memperkuat koordinasi dengan otoritas terkait sehingga dapat tetap menjaga stabilitas sistem keuangan dan mendorong fungsi intermediasi perbankan,” pungkasnya.

Komentar

Your email address will not be published.

Don't Miss

Pajak

Pentingnya Kepatuhan Bersama di Sektor Perpajakan

Oleh: Ronsianus B Daur, SE., BKP., M.Ak Menteri Keuangan (Menkeu)

Jaksa Agung Prasetyo Sebaiknya Kembali ke Habitatnya di Nasdem

JAKARTA-Pernyataan Jaksa Agung H.M Prasetyo dalam RDP dengan komisi III