Catatan APBN 2019

MH, Said Abdullah, Ketua Badan Anggaran DPR RI yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan, Bidang Perekonomian Periode 2019-2024.

Oleh: MH.Said Abdullah

Pemerintah baru saja menyampaikan realisasi dan pencapaian APBN 2019. Data dan informasi yang disampaikan tersebut, sekaligus menunjukkan kinerja Pemerintah dalam mengelola APBN 2019.

Tentu, ini bukanlah cara untuk mengukur keberhasilan atau kegagalan Pemerintah dalam mengelola anggaran APBN 2019 sebesar Rp 2.439,7 Triliun sepanjang tahun. Tetapi ini bisa menjadi pijakan bagi Pemerintah dan juga DPR dalam memperbaiki kinerja pengelolaan APBN 2020 nantinya, sehingga target-target yang sudah ditentukan baik dalam APBN sendiri, maupun dalam RPJMN bisa direalisasikan.

Kita patut memberikan apresiasi yang mendalam terhadap kinerja Pemerintah dalam menjaga APBN sepanjang tahun yang sulit ini. Tidak bisa dipungkiri, kondisi perekonomian Indonesia pada tahun 2019 sangat berat karena tekanan dari perekonomian global yang penuh dengan ketidakpastian.

Baca :  Mitigasi Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2020

Tetapi kita patut bersyukur,fundamental ekonomi nasional masih cukup kuat dalam menghadapi stagnasi pertumbuhan ekonomi dunia. Terlihat dari, pertumbuhan ekonomi nasional masih bisa bertahan di atas 5,0 persen sepanjang tahun 2019.

Begitupula dengan tingkat inflasi yang terjaga dengan baik pada kisaran 3,0 persen. Serta kondisi mata uang rupiah yang masih bisa stabil hingga penghujung tahun 2019.

Catatan Penting APBN 2019

Kita juga perlu memberikan catatan yang konstruktif, untuk memperbaiki kinerja pengelolaan APBN pada tahun-tahun berikutnya.

Pertama, indikator ekonomi makro yang merupakan kerangka acuan dari APBN banyak yang tidak tercapai. Dari enam asumsi makro yang terdapat dalam APBN 2019, hanya inflasi yang mencapai target yang sudah ditetapkan dalam APBN 2019 dan RPJMN 2015-2019 sebesar 3,5 persen.

Baca :  Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah

Pertumbuhan ekonomi yang menjadi ukuran kinerja ekonomi, tidak pernah mencapai target, mulai dari Triwulan (Tw) I-III (yoy). Terakhir capaian pertumbuhan ekonomi hanya mencapai 5, 02 persen, jauh dari target APBN 2019 sebesar 5,3 Persen dan RPJMN 2015-2019 yang seharusnya pada akhir 2019 tumbuh sekitar 7,0 – 8,0 Persen.

Tentu hal ini menjadi catatan tersendiri bagi Pemerintah dan juga DPR, dalam menentukan setiap target pencapaian dalam APBN, perlu lebih hati-hati dan akurat dalam setiap analisisnya.