CBA Desak KPK Telisik Anggaran Pakaian Dinas Gubernur-Wagub Sumsel Rp 1,1 Miliar

Selasa 21 Mei 2024, 7 : 49 am
Unhook Sky Khadafi
Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis Uchok Sky Khadafi

JAKARTA – Center For Budget Analisis (CBA) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelisik realisasi anggaran memborong pakaian dinas Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel).

Koordinator CBA, Uchok Sky Khadafi mengatakan, realisasi sebesar Rp 1, 1 Miliar terlalu besar untuk diberikan hanya dua orang saja.

Padahal jumlah orang miskin di Sumsel menurut Badan Pusat Statistik (BPS) masih 1,044 juta jiwa.

“Dan jumlah orang miskin ini lumayan banyak sekali. Tetapi kenapa realisasi anggaran sebesar Rp1, 1 Miliar bukan dipakai untuk menuntaskan akar kemiskinan di Provinsi Sumsel ?,” ucap Uchok dengan nada tanya.

Menurut Uchok, pada tahun 2023 DPRD Sumsel memborong pakaian dinas dan atribut anggota DPRD DKI sebesar Rp1, 8 Miliar.

Dan realisasi Rp1, 8 Miliar ini dibagi untuk 106 anggota dewan.

Lumayan banget, setiap anggota DPRD mendapat sebesar Rp 17 jutaan lebih dikit.

Selain DKI Jakarta,  di Sumsel juga memborong pakaian dinas.

Mungkin, tidak mau ketinggalan “tren” atau dikatain kuno, para pejabat paling tinggi di Sumsel  juga ingin mendapat jatah pakaian dinas seperti Anggota dewan, DPRD DKI Jakarta.

Sehingga melalui Biro Umum dan Perlengkapan Pemerintah Daerah Provinsi Sumsel memborong pakaian dinas untuk bos mereka, yaitu Gubernur dan wakil Gubernur.

Komentar

Your email address will not be published.

Don't Miss

Pemenang Startup4Industry 2020 Berikan Solusi Go Digital Bagi Sektor IKM

JAKARTA-Pemberdayaan Industri Kecil dan Menengah (IKM) melalui teknologi menjadi salah

Dukung Substitusi Impor, Porang Jadi Bahan Baku Kertas Berharga dan Sigaret

JAKARTA-Kementerian Perindustrian (Kemendag) terus mendorong industri pengolahan porang untuk menghasilkan