CIMB-Asiamoney Gelar CIMB ASEAN Domestic Bond Markets

Minggu 25 Mei 2014, 3 : 58 pm
by

JAKARTA-PT Bank CIMB Niaga Tbk dan PT CIMB Securities Indonesia menyelenggarakan Asiamoney-CIMB ASEAN Domestic Bond Markets Round Table Series ke-2 Kamis lalu di Jakarta. Menyusul sukses seri pertama pada 2013, round table series yang kali ini berlangsung di Indonesia, mengambil tema “Broadening Issuer and Investor Base of Indonesian Bond Market”. Rangkaian konferensi tersebut merupakan ajang yang diselenggarakan bersama oleh CIMB Group dan Asiamoney di seluruh wilayah ASEAN.

Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sarjito, hadir untuk menyampaikan sambutan mewakili Nurhaida, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK.

Dalam sambutannya, Sarjito menjelaskan OJK akan mengupayakan kondisi pasar yang ideal sehingga perusahaan tertarik untuk menerbitkan obligasi. Prioritas OJK adalah menyederhanakan proses penawaran umum yang sekarang ini mewajibkan emiten untuk menyampaikan kembali dokumen registrasi setiap kali menerbitkan obligasi. OJK juga akan menerapkan skema shelf registration untuk penerbitan efek. “Dengan skema tersebut, emiten cukup menyampaikan surat pendaftaran satu kali untuk beberapa kali emisi untuk jangka waktu tertentu,” tegasnya.

OJK katanya telah menetapkan SMO-PMO proyek pasar obligasi untuk 2014 hingga 2016, yang melibatkan lembaga lain seperti Bank Indonesia (BI), Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang, Direktorat Jenderal Pajak, Badan Kebijakan Fiskal, badan regulasi mandiri atau SRO (self-regulatory organization) dan Penilai Harga Efek Indonesia atau Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA). Di bawah proyek tersebut akan dijalankan lima program pokok, di antaranya pengembangan platform perdagangan elektronik, harmonisasi peraturan, pengawasan dan kebijakan perpajakan. “Selain itu, perjanjian Global Master Repo Agreement (GMRA) yang berlaku di seluruh dunia juga akan diterapkan di Indonesia. OJK telah membentuk tim khusus untuk mempersiapkan GMRA Indonesia Annexes, dan ketentuan yang tercakup dalam aneks ini dapat mengakomodasi semua produk efek selain obligasi pemerintah. OJK juga akan menetapkan regulasi mandiri dengan merujuk kepada GMRA Indonesia Annexes,” jelasnya.

Komentar

Your email address will not be published.

Don't Miss

OECD-OJK Luncurkan Prinsip GCG G20/OECD

JAKARTA-Organisation for Economic Co-operation Development (OECD) bekerjasama Otoritas Jasa Keuangan

Puasa Dan Lebaran Ujian Pemerintah Kendalikan Harga

JAKARTA-Kunjungan para pejabat termasuk pimpinan DPR, DPD hingga menteri ke