Dicatat di Papan Akselerasi, Harga SOFA Sentuh Titik Autorejection Atas

PT Boston Furniture Industries Tbk

JAKARTA-Saat memulai transaksi perdana pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, harga saham PT Boston Furniture Industries Tbk (SOFA) yang dicatatkan di Papan Akselerasi langsung mentok di titik autorejection atas tau menguat 10 persen ke level Rp110 per saham.

Harga saham SOFA bernilai nominal Rp 10 per lembar yang ditawarkan Rp100 per saham tersebut langsung melonjak ke posisi Rp110 saat pencatatan perdana di BEI.

Sehingga, pada perdagangan hari ini nilai transaksi emiten ke-31 yang tercatat di BEI selama 2020 tersebut mencapai Rp110.000 dari pembelian sebanyak sepuluh lot.

Pada pelaksanaan penawaran umum perdana saham (IPO), perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan dan distribusi mebel ini menunjuk PT Danatama Makmur Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Baca :  Melantai di BEI, Harga Saham PURI Mentok di Titik Autorejection Atas

Dengan pencatatan perdana saham ini, maka Pakuan tercatat sebagai emiten ke-696 di BEI.

Boston Furniture melepas saham baru ke publik sebanyak 400 juta lembar atau setara dengan 24,24 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan.

Dengan harga penawaran senilai Rp100 per saham, maka melalui IPO ini SOFA mampu meraup dana masyarakat sebesar Rp40 miliar.

“Kami percaya dengan melantainya Boston Furniture Industries, kami dapat mengembangkan perusahaan. Sehingga, bisa menjadi produsen furnitur yang menjadi kebanggaan Indonesia,” ucap Direktur Utama SOFA, Hardy Satya saat pidato dalam seremoni virtual pencatatan saham Boston Furniture di BEI Jakarta, Selasa (7/7).

Lebih lanjut Hardy menyebutkan, Boston Furniture berencana memperluas pangsa pasar melalui peningkatan kapasitas, efisiensi produksi, serta melakukan inovasi secara terus-menerus untuk menghasilkan produk furnitur.

Baca :  Harga Saham UANG Mentok di Titik Autorejection

“Setiap furnitur yang kami hasilkan, selalu melalui proses dikembangkan selama bertahun-tahun,” imbuhnya.

Bersamaan dengan penerbitan Saham Baru, Boston Furniture juga menawarkan Waran Seri I sebanyak 400 juta waran yang mewakili 32 persen dari jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh perseroan.

Harga pelaksanaan Waran Seri I ini senilai Rp100 per waran yang dapat dilaksanakan selama kurun 5 Januari-6 Juli 2021. Setiap pemegang satu saham baru SOFA berhak memperoleh satu waran.

Rencananya, dana hasil IPO sebesar Rp40 miliar akan digunakan oleh Boston Furniture untuk belanja modal sebesar 19,44 persen, sebanyak 41,67 persen untuk pembelian mesin produksi, sebesar 16,67 persen untuk pembukaan showroom baru, sebesar 13,89 persen untuk pembelian perangkat pengembangan platform online dan sisanya untuk modal kerja.

Baca :  Dibeli Satu Lot, Saham Perdana EPAC Mentok di Titik Autorejection 148