Digibank by DBS Ajak Masyarakat Berinvestasi Dengan Membeli SR012 Mulai Rp1 Juta

Managing Director, Head of Digital Banking Group PT Bank DBS Indonesia, Leonardo Koesmanto; Founder of Jouska.id, Aakar Abyasa Fidzuno dan Direktur Pembiayaan Syariah Kementerian Keuangan, Dwi Irianty Hadiningdyah sedang berbincang pada acara Do More Festival dalam sesi talkshow Financial Planning 101, dengan tema 'Invest Now: Anti Gaji Numpang Lewat', di Jakarta, Sabtu (7/3/2020) .

JAKARTA-Transformasi digital merupakan bentuk komitmen dan fokus Bank DBS Indonesia menjadi bank yang digerakkan oleh tujuan yang berkesinambungan, di mana Bank DBS Indonesia menjalankan praktik bisnis dan perbankan yang bertanggung jawab, serta menciptakan keseimbangan antara ekonomi, sosial serta lingkungan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui aplikasi digibank by DBS yang memungkinkan segmen pasar emerging affluent Indonesia untuk dapat mencapai kemandirian finansial.

Berdasarkan laporan Bank Dunia yang berjudul Aspiring Indonesia: Expanding the Middle Class, saat ini terdapat 52 juta masyarakat Indonesia yang tergolong aman secara finansial, atau biasa disebut masyarakat kelas menengah ke atas.

“Masyarakat Indonesia yang tergolong segmen pasar emerging affluent adalah mereka yang aman secara finansial, dengan biaya konsumsi bulanan berkisar antara Rp1,2 juta hingga Rp6 juta,” ujar Managing Director Head of Digital Banking Group PT Bank DBS Indonesia, Leonardo Koesmanto.

“Dari segi pendidikan, masyarakat yang tergolong segmen ini memiliki tingkat pendidikan yang lebih tinggi atau setidaknya menyelesaikan tingkat sarjana, yang kemudian mengarah pada pekerjaan dengan pendapatan yang lebih baik. Kemandirian finansial dianggap sebagai fondasi yang memungkinkan segmen ini untuk menjadi versi terbaik yang mereka bisa. Mereka percaya bahwa bukan soal seberapa banyak uang yang dihasilkan, melainkan apa yang dapat dilakukan dengan dana yang dimiliki tersebut,” tambahnya.

Baca :  Cadangan Devisa Maret 2020 Menyusut USD9,4 Miliar

Mengamati keberadaan segmen pasar emerging affluent, digibank by DBS secara aktif berinovasi untuk menjadi intelligent way of banking sehingga dapat mengakomodir aspirasi mereka dalam mencapai kemandirian finansial.

digibank by DBS memungkinkan nasabahnya untuk melakukan semua kegiatan perbankan hanya melalui genggaman, seperti membuka rekening, top-up e-wallet, membayar tagihan bulanan, transfer valas, Kredit Tanpa Agunan (KTA) dengan persetujuan hanya 60 detik, membuka deposito hingga berinvestasi dengan proses digital 100% from end-to-end.

Untuk lebih memahami aspirasi mereka dan memberikan pengalaman langsung terkait fitur-fitur aplikasi digibank by DBS, digibank by DBS menyelenggarakan Do More Festival. Bekerja sama dengan beberapa sosok muda terkenal yang ahli di bidangnya mulai dari financial planner, creativepreneur, traveler, dan business people, digibank by DBS mengangkat topik yang dekat dengan isu atau minat segmen ini.

Dengan demikian, digibank by DBS dapat hadir memberikan solusi dari berbagai permasalahan yang dihadapi nasabah.

Topik-topik tersebut dikemas dalam sesi talkshow yang berbeda tiap harinya, antara lain mengenai Creativepreneur, di mana digibank ingin hadir sebagai solusi perbankan dan keuangan bagi para pelaku wirausaha kreatif agar mereka lebih sukses.

Kemudian ada juga topik mengenai perempuan dalam sesi talkshow Women on Talk. Pada sesi ini, digibank mengangkat isu-isu mengenai peran wanita dalam dunia pekerjaan, kontribusi mereka dalam dunia tech dan startup, hingga sebagai ibu rumah tangga, dan aspirasi wanita baik dalam pengelolaan keuangan ataupun perencanaan investasi bagi masa depan keluarga.

Baca :  BI: Cadev Naik Jadi US$129,2 Miliar

Topik lainnya yang menjadi salah satu minat yang paling banyak digemari saat ini adalah traveling.

Dalam sesi talkshow Travel Hack, para inspirator menjelaskan berbagai tips traveling, mulai dari tips mencari penawaran menarik di online booking platform hingga traveling yang aman, juga memperkenalkan kartu kredit travel digibank yang memungkinkan mereka melakukan banyak hal.

Nasabah dapat memonitor penggunaan kartu kredit digibank hanya dari aplikasi, penukaran rewards kartu kredit digibank ke miles untuk upgrade kelas penerbangan, bahkan mengubah transaksi selama liburan menjadi cicilan melalui aplikasi digibank by DBS.

Topik yang tidak kalah pentingnya adalah mengenai keuangan yang dibahas dalam sesi talkshow Financial Planning 101. Sesi ini menguraikan lebih lanjut tentang investasi dasar mulai dari instrumen investasi hingga cara membeli.

Lebih dari itu, sesi ini juga berbicara lebih banyak tentang memperoleh pendapatan tambahan di luar gaji dan menjadikannya sebagai pendapatan pasif.

“Digibank by DBS berkomitmen untuk mewujudkan intelligent way of banking dengan terus memperkaya fitur-fitur kami untuk dapat mengakomodir aspirasi emerging affluent Indonesia. Do More Festival diselenggarakan sebagai wadah bagi kami untuk menampung aspirasi mereka dan menawarkan fitur-fitur yang kami miliki sebagai solusinya.

Baca :  BNI Syariah Dukung Pengembangan Halal Entertainment Lewat Animasi Riko The Series

Salah satunya adalah fitur e-SBN di mana kami menjadikan investasi sebagai pilihan yang mudah, praktis, dan aman dalam mencapai kemandirian finansial sekaligus mendukung pemerintah dalam pembangunan nasional dengan menjadi mitra distribusi Sukuk Ritel seri SR012,” tambah Leonardo Koesmanto.

“SR012 adalah produk investasi syariah yang ditawarkan oleh pemerintah kepada individu Warga Negara Indonesia, sebagai instrumen investasi yang aman, mudah, terjangkau, dan menguntungkan. Oleh karena itu, SR012 sangat tepat untuk masyarakat yang ingin memulai berinvestasi sejak dini. Ditambah lagi dengan fitur e-SBN yang disediakan oleh digibank by DBS, sehingga masyarakat dapat dengan mudah berinvestasi kapanpun dan dimanapun,” ujar Direktur Pembiayaan Syariah Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Dwi Irianti Hadiningdyah.

SR012 dapat dipesan mulai 24 Februari-18 Maret 2020 dengan pemesanan mulai dari 1 juta Rupiah. SR012 memiliki karakteristik dapat diperdagangkan di pasar sekunder. Selain itu SR012 juga berpotensi memperoleh capital gain atau potensi keuntungan saat dijual kembali.

Dengan kupon 6,3% (p.a) imbal hasil dibayarkan setiap bulan. Pembayaran imbal hasil dan pokok sampai dengan jatuh tempo dijamin oleh Undang-Undang SBSN sehingga instrumen investasi ini hampir tidak memiliki risiko gagal bayar.