Ditutup 44 Importir Hortikultura “Nakal”

Friday 31 May 2013, 6 : 33 pm
ekonomi.kompasiana.com

JAKARTA –Pemerintah bertindak keras terhadap importir holtikultura yang nakal.

Bahkan tak tanggung-tanggung mencabut izin usaha 44 Importir Terdaftar (IT) hortikultura yang melanggar ketentuan dan telah terbukti tidak memenuhi persyaratan.

“Kementerian Perdagangan akan mencabut 44 IT hortikultura yang terbukti tidak memenuhi persyaratan,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan,  Bachrul Chairi di Jakarta, Jumat (31/5).

Menurut Bachrul, nakalnya 44 IT hortikultura, karena ada yang tidak memiliki kantor, tidak dapat membuktikan fasilitas pendukung importasi seperti ketersediaan gudang dan alat angkut.

“Mereka juga tidak mampu menunjukkan bukti adanya kerja sama dengan distributor,” ujarnya.

Lebih jauh kata Bachrul, Kementerian Perdagangan telah menugaskan pihak ketiga yang independen untuk melakukan survei dan dipastikan ke-44 IT hortikultura tersebut akan dicabut.

Baca juga :  Permintaan Lesu, Harga Minyak Dunia Makin Merosot

“Dengan demikian, ada sebanyak 126 IT hortikultura yang memenuhi syarat, akan tetapi sebanyak 90 perusahaan telah memenuhi administrasi secara penuh namun belum bisa menunjukkan berkas-berkas asli,” paparnya.

Bachrul menambahkan pihaknya memberikan kesempatan kepada 90 perusahaan tersebut untuk segera memberikan klarifikasi yang diberi tenggat waktu sebanyak empat hari kedepan atau pada Selasa (4/6) mendatang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaMoneter.com. Mari bergabung di Channel Telegram "BeritaMoneter.com", caranya klik link https://t.me/beritamoneter, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca juga berita kami di:

Agus Eko

Adalah wartawan senior di Indonesia. Karya-karya jurnalisnya sangat menarik dan memberikan pandangan mendalam terhadap berbagai isu terkini.

Komentar


HI THERE!

Eu qui dicat praesent iracundia, fierent partiendo referrentur ne est, ius ea falli dolor copiosae. Usu atqui veniam ea, his oportere facilisis suscipiantur ei. Qui in meliore conceptam, nam esse option eu. Oratio voluptatibus ex vel.

Wawancara

BANNER

Berita Populer

Don't Miss

Perlu Langkah Strategis Guna Jaga Pertumbuhan Ekonomi

JAKARTA-Pasca tertekannya rupiah, ada potensi ekonomi bakal terganggu. Karena itu,

Polandia Jadi Pintu Ekspor Indonesia ke Eropa Tengah

WARSAWA-Pemerintah Indonesia dan Polandia sepakat menjadi kerjasama dalam bidang perdagangan