Dollar Index Melemah Tipis

Jumat 22 Nov 2013, 10 : 09 am
by
ilustrasi

JAKARTA-Analis PT Samuel Sekuritas, Lana Soelistianingsih mengatakan data Jobless Claims AS diumumkan lebih rendah dari harapan pasar, menandakan kinerja pasar tenaga kerja yang lebih baik.

Indeks Dow Jones dan S&P 500 sama-sama menguat 0.69% dan 0.81% pada penutupan dini hari tadi. Dollar Index melemah tipis bersamaan dengan tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10thn yang turun 1.45bps.

Pengangkatan Yellen sebagai pengganti Ben Bernanke menjadi resmi malam tadi setelah hasil voting Komisi Perbankan di Senat AS.

Harapan percepatan tapering yang sempat muncul sehari sebelumnya sedikit sirna walaupun tidak sepenuhnya. Yellen yang mulai menjabat di bulan ke dua tahun depan diperkirakan tidak akan terlalu agresif dalam mengurangi bantuan likuiditas.

“Pasar bahkan berspekulasi bahwa Yellen akan memangkas target tingkat pengangguran dari yang awalnya 6.5% menjadi 6%,” jelas dia.

Pasar Asia kembali tertekan kemarin setelah hasil notulensi rapat FOMC Oktober yang pro-tapering disusul oleh data manufaktur Cina yang diumumkan di bawah harapan pasar. IHSG terkoreksi cukup dalam bersamaan dengan rupiah yang melemah.

Pagi ini indeks Nikkei 225 dan KOSPI sama-sama dibuka menguat cukup tajam.

Komentar

Your email address will not be published.

Don't Miss

Kementerian BUMN Akui, Terdapat 12 Kelemahan Dalam UU BUMN

JAKARTA-Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengakui terdapat 22 kelemahan

BAHU Nasdem: Kesetiaan Terhadap Pancasila Adalah Pertama dan Utama

JAKARTA-Badan Advokasi Hukum (BAHU) DPP Partai Nasdem menegaskan, kesetiaan terhadap